Mario Balotelli Brescia 2019-20Getty

Mario Balotelli Resmi Ke Klub Promosi Turki Adana Demirspor

Mario Balotelli telah resmi menuju ke klub Liga Super Turki, Adana Demirspor.

Eks finalis Euro 2012 bersama Italia itu menghabiskan waktu bersama klub Serie B Monza meski akhirnya hengkang di akhir musim 2020/21.

Ia kini menuju ke Turki untuk bergabung dengan Adana Demirspor, dengan klub yang baru saja promosi ke kasta tertinggi Liga Turki itu mengumumkan pembeliannya melalui Twitter resmi mereka.

Apa yang dikatakan?

"Hari ini kami menyelesaikan transfer yang akan dicatat dalam buku sejarah Adana Demirspor dengan tinta emas," ujar klub Turki itu setelah mengonfirmasi pembelian Balotelli.

"Mario Balotelli telah resmi meneken kontrak tiga tahun bersama tim kami. 'Super Mario' kini akan mencetak gol demi seragam biru."

Di mana Balotelli pernah berlabuh?

Adana Demirspor adalah klub ke-10 Balotelli sepanjang kariernya.

Striker Italia itu mengawali langkahnya bersama Lumezzane sebagai seorang remaja sebelum bergabung dengan Inter pada 2007. Ia mencatatkan 86 penampilan di semua kompetisi bagi Nerazzurri dan mencetak 28 gol.

Ia lalu berpindah ke klub Liga Primer Manchester City, di mana ia dilatih oleh petahana bos tim nasional Italia, Roberto Mancini.

Selama di Etihad Stadium, Balotelli menjuarai Liga Primer dan Piala FA, serta menyumbang 30 gol dalam 80 penampilan hingga dilepas pada Januari 2013.

He then rocked up at Milan, where he spent two seasons before returning to the Premier League and joining Liverpool.

Ia melanjutkan perjalanannya di AC Milan, di mana ia menghabiskan dua musim sebelum kembali ke Liga Primer dan bergabung ke Liverpool.

Balotelli lantas kembali ke Milan sebagai pinjaman, dan sempat bermain dengan Nice,Marseille,Brescia serta Monza sebelum resmi menjadi pemain Adana Demirspor.

Mengapa Balotelli ke Turki?

Menghabiskan waktunya di Italia, Prancis, dan Inggris, Balotelli kini akan mengunjungi negara keempat dalam kariernya demi membuktikan dirinya kepada Mancini lagi.

Balotelli dipercaya sebagai starter saat Italia kalah sembilan tahun lali di final Euro 2012 melawan Spanyol - namun sejak saat itu ia semakin menjauh dari tim Azzurri, yang berarti ia tak ikut membela negaranya demi membawa pulang Piala Eropa musim panas ini.

Dengan pasukan Mancini tinggal selangkah lagi meraih trofi pertama sejak juara Piala Dunia di Jerman tahun 2006, Balotelli percaya bahwa ia masih bisa meyakinkan bekas manajernya untuk memanggil dirinya, terlebih karena Piala Dunia 2022 tinggal sebentar lagi.

Iklan
0