Penyerang Manchester United Marcus Rashford menilai bek Manchester City Kyle Walker menjadi lawan paling sulit yang pernah dia hadapi, karena memiliki postur kuat.
Peluang Rashford untuk menghadapi Walker pada musim depan masih menjadi tanda tanya, mengingat pemain City tersebut kini merupakan komoditi hangat di bursa transfer. Hal ini disebabkan Bayern Munich sedang memburu tanda tangan Walker.
Terlepas dari kemungkinan Walker hijrah ke Bayern, Rashford memberikan pujian kepada penggawa tim tetangga tersebut. Menurutnya, Walker merupakan lawan yang tak mudah di atasi.




“Anda harus bekerja keras, dan membuat dia lengah, atau berada di posisi yang salah. Meski begitu, dia bisa pulih dengan cepat,” ujar Rashford dalam bincang-bincangnya dengan Gary Neville di The Overlap.
“Saya hanya mencoba melepaskan diri ke tempat di mana dia tidak bisa memutar, dan dia harus berpapasan saya.”
“Kekuatan fisiknya luar biasa. Saya mencoba dan menghindar ke tempat di mana dia harus berpapasan dengan saya. Ketika dia melakukannya, saya bisa menjauhi gelandang bertahan.”
Rashford juga membicarakan posisi terbaiknya di tim setelah dia ditempatkan di sayap kiri, dan sering naik ke atas di bawah asuhan Erik ten Hag. Menurut Rashford, posisi itu merupakan favoritnya, karena sering mendapatkan ruang di belakang pemain lawan.
“Meski saya merasa seperti penyerang tengah, Anda memiliki jarak yang lebih sedikit untuk mencetak gol, saya lebih suka beroperasi di kiri,” ungkap Rashford.
“Kiri lebih mudah untuk bertahan dalam permainan, dan sejak masih kanak-kanak saya selalu ingin terlibat dalam permainan. Itulah mengapa saya terkadang kesulitan bermain sebagai penyerang tengah.”
“Anda mungkin tidak menyentuh bola selama 20 menit, dan kemudian sentuhan pertama Anda mungkin menjadi peluang untuk mencetak gol. Anda harus dihidupkan secara mental. Saya tidak pernah menikmati aspek itu, tetapi seiring bertambahnya usia, saya mulai lebih menikmatinya bermain di sana.”
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)