Chelsea resmi melepas salah satu pemain terlupakan mereka, Marco van Ginkel, ke klub Eredivisie Belanda, PSV Eindhoven.
Van Ginkel dilepas Chelsea dengan status bebas transfer. Ya, kontrak gelandang berusia 28 tahun itu bersama The Blues berakhir pada 30 Juni mendatang.
Pemilik delapan caps di timnas Belanda itu dipermanenkan dan dikontrak hingga 2023 setelah menjalani masa pinjaman selama tiga periode di PSV. Masing-masing pada paruh kedua musim 2015/16, musim 2017/18, dan musim 2020/21.
Kepastian tersebut dirilis Chelsea dan PSV via situs resmi masing-masing pada Jumat (18/6).
“Saya pikir sekarang semua orang tahu bahwa saya merasa betah di PSV,” ucap Van Ginkel.
“PSV selalu baik kepada saya. Klub membantu saya selama masa pemulihan dan kontak antara saya dan PSV selalu dekat, bahkan ketika saya tidak bermain di sini,” tutur pemain yang juga sempat dipinjamkan Chelsea ke Milan dan Stoke City itu.
“Tahun lalu, saya dapat merasakan kembali bagaimana rasanya menjadi pesepakbola profesional dan saya yakin dapat berkontribusi pada ambisi PSV,” pungkasnya.
GettyPada 2018, Van Ginkel menghadapi “neraka kecil” saat ia harus menjalani serangkaian operasi imbas cedera lutut parah yang memaksanya absen dua setengah tahun.
Adapun Chelsea mendatangkan Van Ginkel dari Vitesse pada 2013 senilai £8 juta. Kala itu, sang gelandang digadang sebagai salah satu remaja dengan prospek menarik. Apes, ia gagal menembus tim utama dan cuma sempat main empat kali bareng The Pensioners.
