Peraih treble winners 2010 bersama Inter Milan, Marco Materazzi, yakin Nerazzurri akan bisa mengulangi kesuksesan ketika mereka menyingkirkan Chelsea sekitar 12 tahun yang lalu.
Hal itu disampaikan sang legenda jelang pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Inter dan Liverpool di San Siro, Kamis (17/2) dini hari WIB.
Ini adalah untuk pertama kalinya Inter memainkan babak sistem gugur di Liga Champions untuk pertama kalinya dalam satu dekade terakhir.
Materazzi mengingat memori ketika Inter besutan Jose Mourinho pada 2010 mampu meraih tiga gelar sekaligus dalam satu musim, yakni Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions.
"Bermain dengan jersey Inter di Liga Champions adalah hal terbaik, karena San Siro bertransformasi dalam pertandingan sekaliber ini," ujar Matrix, sapaan Materazzi, dikutip Football Italia.
"Kami sangat membutuhkan atmosfir itu! Akan menjadi fundamental untuk tidak menunjukkan kelemahan di leg pertama, karena Liverpool mematikan dalam serangan balik."
"Liverpool mungkin adalah lawan terberat yang pernah dihadapi Inter, tapi saya tidak melupakan apa yang terjadi saat lawan Chelsea di babak 16 besar pada 2010."
"Saya ingat kami menghadapi mereka di pertandingan uji coba pramusim di Pasadena dan ketika kami bermain imbang lawan mereka, saya pikir, bagaimana kami bisa mengalahkan sebanyak ini? Mereka tampaknya berada di level lain."
"Namun, kami adalah orang-orang yang kemudian lolos! Itu tidak mudah, tapi jika ini hari Anda, itu bisa menjadi dorongan mendasar untuk sisa musim ini."
Inter menang 2-1 di leg pertama di San Siro, kemudian menaklukkan Stamford Bridge 1-0 berkat gol Samuel Eto'o, sementara Didier Drogba mendapat kartu merah di pengujung laga.
UEFA telah mengubah aturan pada musim 2021/22 ini, dengan gol tandang tidak lagi bernilai ganda jika skor agregat secara keseluruhan imbang.
