Marcelo, Real MadridGetty

Marcelo Titik Lemah Real Madrid?

Statistik menunjukkan bahwa Marcelo telah menjadi titik lemah skuad Real Madrid, karena ia merupakan satu-satunya pemain yang tampil dalam semua kekalahan timnya selama periode kedua Zinedine Zidane di La Liga.

Marcelo memainkan 90 menit penuh saat Los Blancos secara mengejutkan kalah 4-1 dari Valendia pada Senin (9/11) dini hari, hasil yang membuat sang juara bertahan terpaut empat poin dari pimpinan klasemen sementara Real Sociedad.

Madrid memang merupakan tim yang paling konsisten di La Liga musim lalu, tapi level performa mereka telah menurun secara signifikan pada awal kampanye 2020/21 ini.

Sinyal waspada sudah muncul saat Madrid kalah 1-0 dari Cadiz di Alfredo Di Stefano Stadium bulan lalu, yang disusul dengan hasil buruk lainnya melawan Shakhtar Donetsk di Liga Champions sebelum akhirnya semakin terpuruk di Mestalla.

Karim Benzema sempat membuka keunggulan Madrid pada menit ke-23, namun penalti Carlos Soler menyamakan skor bagi Valencia sebelum berbalik unggul memasuki turun minum berkat gol bunuh diri Raphael Varane.

Soler mencetak dua gol penalti lainnya di babak kedua yang semakin membuat Madrid terpuruk. Penampilan Marcelo sendiri sebagai bek kiri juga dalam sorotan, menyebabkan salah satu penalti dan menerima kartu kuning.

Pemain asal Brasil tersebut kini memiliki catatan selalu bermain dalam sembilan kekalahan Madrid di La Liga sejak kembali ditangani oleh Zidane pada Maret 2019, dan Madrid mencatatkan rekor yang lebih baik ketika ia absen.

Zidane belum pernah melihat pasukannya mengalami satu pun kekalahan dalam 29 pertandingannya di La Liga tanpa kehadiran Marcelo selama dua tahun terakhir dan statistik tersebut bisa saja mengancam Marcelo untuk digantikan oleh Ferland Mendy sebagai bek kiri utama.

Keduanya memang telah berbagi posisi, sejak kedatangan Mendy dari Lyon tahun lalu, dengan kebijakan rotasi memang kerap dilakukan oleh Zidane.

Iklan
0