Pada Sabtu pagi, Marcelo Bielsa memberikan wawancara yang bukanlah yang paling menyenangkan sepanjang kariernya sebagai pelatih. Pelatih asal Argentina berusia 70 tahun itu benar-benar meluapkan emosinya setelah Uruguay tersingkir secara mengecewakan dari Piala Dunia.
Uruguay kalah 0-1 dari Spanyol pada Sabtu, sehingga negara Amerika Selatan itu harus pulang lebih awal.
Bielsa benar-benar membuktikan julukannya, El Loco, setelah pertandingan. Ketika ia merasa proses menuju wawancara di lapangan memakan waktu terlalu lama, ia berteriak kepada awak media: “Cepatlah!”
Akhirnya, Bielsa mengakui kesalahannya. Saat melawan La Roja, ia menimbulkan kehebohan dengan menarik pemain-pemain ternama seperti Fernando Muslera dan Federico Valverde lebih awal.
Setelah pertandingan, Bielsa memberikan penjelasan yang jelas. “Saya tidak mengambil keputusan itu, itu adalah keputusan Muslera sendiri.”
Penggantian Valverde memang merupakan bagian dari rencana pemulihan Bielsa. “Saya ingin tim ini memancarkan ancaman serangan yang lebih besar. Tujuannya adalah untuk menciptakan lebih banyak peluang mencetak gol.”
Bielsa tampaknya sudah bersiap untuk mengundurkan diri dari jabatannya. “Saya tidak berhasil memaksimalkan bakat yang dimiliki kelompok pemain Uruguay ini.”
“Saya gagal menyatukan kualitas individu menjadi sebuah tim yang kompak yang benar-benar mencerminkan kualitas para pemain,” kata pelatih tim nasional yang kecewa itu.
.png?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)