Pembalap MotoGP, Marc Marquez, ikut berkomentar tentang duel El Clasico antara Real Madrid dan Barcelona di ajang La Liga Spanyol di Santiago Bernabeu, Senin (21/3) dini hari WIB.
Pembalap Repsol Honda itu memprediksi duel El Clasico itu akan berakhir imbang 1-1.
Di klasemen sementara La Liga, Los Blancos mengumpulkan 66 poin dari 28 pertandingan, unggul sepuluh atas pesaing terdekat, Sevilla. Sementara itu, Azulgrana ada di urutan keempat dengan perolehan 51 poin dari 27 laga.
Meski duel ini tidak menentukan persaingan kedua tim dalam perburuan gelar, mengingat Barcelona tertinggal 15 poin, pertandingan diyakini akan tetap berlangsung menarik karena sarat gengsi.
Marquez, yang harus batal tampil dalam balapan di Sirkuit Mandalika karena kecelakaan di sesi pemanasan dan mengalami gegar otak, mengakui dia biasanya menjagokan Barcelona. Namun, ia memperkirakan duel akan berakhir imbang.
"Saya pikir pertandingan nanti akan berakhir imbang. Saya biasanya memilih Barcelona, tapi kali ini saya pikir akan berakhir imbang 1-1," ujar Marquez dalam wawancara dengan LaLiga.
Marquez sempat ditanya tentang siapa pemain dengan akselerasi terbaik.
"Pemain Real Madrid dengan akselerasi terbaik, menurut saya, adalah Vinícius Jr., sedangkan pemain FC Barcelona dengan akselerasi terbaik adalah Adama Traoré," ujar pembalap yang dikenal dengan kecepatan dan akselerasinya.
Jika mendapat kesempatan bermain sepakbola, Marquez menyebut apa posisi yang cocok dengan dia.
"Saya ingin bermain sebagai bek sayap, atau bek kanan, karena saya gemar berlari. Salah satu kekuatan saya adalah stamina saya, dan postur tubuh saya juga tak terlalu besar untuk bertarung di kotak penalti," ujar Marquez.




