Pemain Persija Jakarta Marc Klok, tak habis pikir PSSI membuka peluang Liga 1 musim ini dibatalkan. Ia merasa seharusnya federasi sepakbola nasional tersebut tak melakukan hal itu.
Sebetulnya PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), berencana memutar kembali Liga 1 pada Februari 2021. Namun, sampai sekarang izin dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri), tidak kunjung keluar.
Sebagai antisipasi bila izin tidak diberikan Polri, PSSI bakal menggelar rapat komite eksekutif (Exco), pada pertengahan Januari 2021. Agenda tersebut dilangsungkan untuk membahas nasib Liga 1, dan Liga 2.
"Mungkin dibatalkan? Ayo, kami sudah menunggu sepuluh bulan untuk kompetisi. Tapi, masih abu-abu? Masih mungkin dibatalkan?!" tulis Marc Klok dalam akun Twitter miliknya.
"Di mana profesionalisme? Di mana kejelasannya? Di mana keputusan, di mana kejelasan? Orang tidak punya waktu untuk menunggu lagi. Di mana cinta untuk sepakbola," lanjut tulisan tersebut.
Mati surinya kompetisi di Tanah Air, membuat sejumlah pemain asing memutuskan angkat kaki. Mereka sudah lelah menunggu karena hampir satu tahun Liga 1 tidak berjalan.
Media PersijaBahkan, Persija melepas Ryuji Utomo ke klub Malaysia Penang FC. Hanya saja, eks timnas Indonesia U-22 itu dilepas tidak permanen, melainkan dipinjamkan selama satu musim.
Sejak beberapa bulan lalu Persija, sudah menghentikan aktivitas latihan bersama. Seluruh pemain diperintahkan berlatih mandiri di kediaman masing-masing untuk menjaga kondisinya.
Belum diketahui sampai kapan durasi latihan mandiri skuad Persija dilakukan. Manajemen Macan Kemayoran masih menunggu kepastian bergulirnya Liga 1, yang masih buram hingga sekarang.
Liga 1 musim ini sudah berhenti bergulir sejak pertengahan Maret lalu. PSSI mengambil keputusan tersebut karena masuknya pandemi virus corona ke Indonesia.
Sebelum kompetisi dihentikan, Persija sudah tampil sebanyak dua pertandingan. Kesebelasan yang identik dengan warna merah tersebut meraih satu kemenangan atas Boreno FC dengan skor 3-2, serta ditahan Bhayangkara FC, 2-2.
Raihan tersebut membuat Persija harus puas menduduki posisi sembilan klasemen. Pasukan Sudirman tersebut tertinggal lima poin dari Persib Bandung menempati posisi puncak.


