Napoli melalui kapten mereka, Lorenzo Insigne mengatakan kematian Diego Maradona merupakan duka mendalam bagi kota Naples, untuk itu mereka memberikan penghormatan dengan memakai kostum bergaya Argentina untuk menghormati sang legenda klub ketika melibas AS Roma 4-0.
Maradona - bisa dibilang sebagai pesepakbola terhebat sepanjang masa yang pernah membawa Napoli meraih Scudetto pada 1987 dan 1990 - meninggal dunia pada usia 60 tahun, Rabu (25/11) kemarin.
Setelah mengalahkan Rijeka di Liga Europa, Jumat (27/11), Napoli memainkan laga Serie A pertama mereka sejak wafatnya Maradona dan duel melawan Roma di San Paolo, Senin (30/11) dini hari WIB, menjadi momen emosional.
Napoli memakai jersey khusus bertema Maradona, yang bermotif garis-garis biru muda dan putih, bukan jersey biru muda ikonik mereka dan itu menjadi sumber inspirasi tersendiri karena Partenopei sukses menyamai rekor margin kemenangan terbesar mereka atas Roma di Serie A, setelah pernah melibas mereka juga dengan skor 4-0 pada 1971 dan 1980.
Insigne - yang lahir dan besar di Naples - membuka skor dengan tendangan bebas saat laga memasuki setengah jam, melakukan selebrasi dengan mencium jersey Maradona.
Fabian Ruiz, lalu topskor sepanjang masa Napoli, Dries Mertens dan juga Matteo Politano juga sama-sama mencatatkan nama di papan skor.
"Atmosfernya jelas memberi kami motivasi ekstra, karena kami ingin memberikan penghormatan kepada idola kami," kata Insigne, satu-satu-satunya pemain sejak 2012/13 yang setidkanya mencetak satu gol dan assist dalam setiap musim selama sembilan musim terakhir, kepada Sky Sport Italia.
"[Kepergian Maradona] menyakitkan dan kami sangat peduli malam ini untuk menampilan performa yang luar biasa untuknya dan kota ini yang tengah berduka."
Napoli naik ke posisi kelima klasemen sementara Serie A, tertinggal enam poin dari pimpinan klasemen AC Milan yang belum terkalahkan.
Gennaro Gattuso juga meraih kemenangan ke-50 dalam kariernya sebagai pelatih di kasta tertinggi Italia, sekaligus menjadi bos Napoli pertama yang memenangkan dua pertemuan pertamanya melawan Roma.
"Ada rasa sedih, tapi saat ini menurut saya kota ini juga harus menunjukkan akal sehat," kata Gattuso. "Saya melihat terlalu banyak orang berkeliling kota tanpa memakai masker."
"Maradona adalah legenda, semua orang tahu itu, dan saya mengerti keinginan untuk mengungkapkan kasih sayang, namun saya berharap mulai besok kota akan kembali menjadi bijaksana, atau kita semua akan membayar konsekuensinya nanti."


