Mantan presiden Barcelona, Sandro Rosell harus menjalani sidang terkait kasus pencucian uang.
Keputusan itu keluar pada Jumat (29/6) oleh hakim investigasi Carman Lemela, yang berkaitan dengan proses penjualan hak siar untuk deretan pertandingan di Brasil.
Rosell juga didakwa ikut terlibat dalam aktivitas organisasi kriminal yang menyalahgunakan dana Federasi Sepakbola Brasil (CBF) serta kontrak Nike dengan timnas Brasil untuk kepentingan bisnis kelompoknya.
Marca melaporkan bahwa kelompok tersebut memiliki struktur bisnis yang rapi, mengelola dan memiliki sejumlah besar berusahaan dengan rekening bank yang terletak di negara Andorra.
Hakim menyebutkan eks pimpinan Barcelona itu terlibat dalam pencucian uang hak siar sekitar €15 juta dan kontrak Nike hampir senilai €5 juta.
Rosell, yang menjabat sebagai presiden Barcelona dalam periode 2010 hingga 2014, memiliki waktu selama sepuluh hari ke depan untuk mengajukan banding.



