Juan Antonio Pizzi, mantan pelatih tim nasional Arab Saudi, membela pelatih asal Yunani Georgios Donis—pelatih “Al-Akhdar” saat ini—terhadap kritik yang diterimanya setelah hasil imbang melawan Uruguay di Piala Dunia 2026.
Timnas Saudi bermain imbang 1-1 dengan timnas Uruguay, dalam pertandingan yang berlangsung dini hari Selasa kemarin, di Stadion Hard Rock, Miami, AS, pada putaran pertama babak penyisihan grup Piala Dunia.
Setelah pertandingan, Donis mendapat kritik tajam dari sejumlah jurnalis dan bintang sepak bola Saudi, dengan alasan tim terlalu defensif pada babak kedua.
Namun, Pizzi tidak sependapat dengan pandangan tersebut, dalam pernyataannya kepada surat kabar "Al-Riyadiah" Saudi, di mana ia menegaskan bahwa hasil imbang melawan tim sekelas Uruguay bukanlah hal yang mudah.
Ia menjelaskan: “Saya sangat senang dengan hasil ini, bukan hanya karena diraih melawan lawan yang kuat, tetapi juga karena hasil ini mencerminkan karakter tim dan kemampuannya untuk bersaing dengan tim-tim besar di turnamen semacam ini.”
Ia menambahkan: “Uruguay adalah tim yang memiliki sejarah panjang dan pengalaman luas di Piala Dunia, dan menghadapi mereka bukanlah hal yang mudah bagi tim mana pun.”
Ia menyimpulkan: “Oleh karena itu, meraih hasil positif melawan Uruguay merupakan hal yang penting dan memberikan dorongan moral yang besar bagi para pemain menjelang pertandingan-pertandingan berikutnya.”
Perlu diingat bahwa Pizzi memimpin timnas Saudi di Piala Dunia 2018 di Rusia, namun gagal lolos dari babak penyisihan grup setelah kalah dari Rusia dan Uruguay sendiri, sebelum meraih satu-satunya kemenangan atas timnas Mesir.
