Pertandingan melawan Meksiko, dini hari tadi, di babak 16 besar Piala Dunia 2026, sama sekali tidak mudah bagi Inggris, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Inggris lolos ke perempat final dengan kemenangan 3-2, setelah pertandingan sengit yang mereka jalani dengan sepuluh pemain, serta diwarnai ketegangan besar baik di dalam lapangan maupun di luar garis lapangan.
Ketegangan yang kadang-kadang berubah menjadi bentrokan hebat itu tidak hanya dirasakan oleh para pemain dan staf pelatih, tetapi juga merembet ke tribun penonton, yang menjadi saksi berbagai insiden.
Menurut surat kabar "The Sun", seorang mantan bintang timnas Inggris mendapat ancaman di tribun dari seorang suporter Meksiko yang marah.
David Bentley, yang sedang mengikuti timnas Inggris di Piala Dunia, menghabiskan waktu yang “menyenangkan” selama pertandingan epik di Mexico City.
Selama pertandingan, pria berusia 41 tahun itu saling bertukar isyarat dengan seorang suporter yang marah, yang mengancamnya dengan isyarat pemenggalan, sambil menatap mantan pemain Tottenham Hotspur tersebut.
Situasi semakin memanas ketika seorang pendukung lain melakukan hal yang sama dan menunjukkan isyarat pemenggalan kepada mantan bintang Inggris tersebut.
Dengan gaya khas Inggris, Bentley membalasnya dengan santai sambil menggerakkan pergelangan tangannya dan menyebut pendukung tersebut sebagai "orang bodoh".
Meskipun mendapat kritik pedas dari para pendukung tim lawan, Bentley merayakan kemenangan dengan penuh gaya setelah peluit akhir pertandingan dibunyikan.
Mantan pemain sepak bola tersebut terlihat menari bersama sekelompok pendukung timnas Inggris, seperti yang terlihat dalam sejumlah video yang dibagikan di media sosial.
