Mantan presiden Lokomotiv Moskwa, Nikolai Naumov, mengritik Ralf Rangnick sebagai sosok mata duitan menjelang pengangkatannya sebagai manajer interim Manchester United.
Rangnick, 63 tahun, kini masih menjabat sebagai kepala pengembangan olahraga klub Rusia itu, tetapi GOAL dapat mengonfirmasi bahwa ia tinggal selangkah lagi menjadi pengganti Ole Gunnar Solskjaer di Old Trafford.
Namun kini, saat ia akan segera diresmikan United, Naumov mencuri kesempatan untuk mengkritiknya habis-habisan.
"[Buat Rangnick], ini bukan soal Manchester. Buat Rangnick, ini bukanlah jalan kabur, pengkhianatan, atau aib. Rangnick hanyalah seorang pedagang," ujar Naumov kepada Match TV.
"Ia sama sekali tidak peduli soal sepakbola, karena ia hanya menjalankan bisnis di sekitarnya. Dan semakin banyak negara, liga, dan klub sepakbola yang ia tangani, semakin banyak pula pendapatannya. Ia sama sekali tidak memedulikan Lokomotiv.
"Ia tidak datang ke sini dengan niat mengembangkan sepakbola, tetapi dengan niat mencari duit."
Kritikan Naumov tidak selesai di situ, ia juga mencap mantan manajer RB Leipzig sebagai kutu loncat yang bakal meninggalkan pekerjaannya saat ditawari uang lebih banyak di tempat lain.
"Kini ia ditawari uang dari tempat lain, dan ia serta kroninya akan ke Manchester United. Jika misalnya ia ditawari pekerjaan di Afrika, ia akan mengiyakan demi mencari uang di sana, meninggalkan deputinya di Manchester United. Bisnis bersih," imbuhnya.
Ketetapan dalam kontrak Rangnick akan membuatnya mendapatkan masa bakti tambahan dua tahun dengan memegang peran konsultan.
Namun Naumov menambahkan: "Saya tak akan pernah percaya Manchester United bakal diam saja membiarkannya memasuki klub mereka sebagai agensi secara keseluruhan."
"Sebagai pelatih – ya, dia seorang spesialis berpengalaman. Saya ragu ia punya kesempatan untuk melakukan jual beli sendiri, bahkan sebagai konsultan. Kita lihat saja apa yang akan terjadi pada Rangnick enam bulan ke depan."


