Manajer Manchester United Erik ten Hag dikritik karena menggunakan taktik "janggal" yang melibatkan Harry Maguire untuk melawan Real Sociedad, Jumat (4/11) dini hari WIB.
Gol senior pertama Alejandro Garnacho tak cukup bagi The Red Devils untuk mengamankan posisi juara grup Liga Europa meski mereka mengalahkan Sociedad 1-0 di Spanyol.
Man United sebelumnya membutuhkan kemenangan dengan margin dua gol demi menyalip klub La Liga itu di klasemen Grup E UEL.
Kini, gara-gara gagal melakukannya, MU harus rela finis kedua dan terpaksa memainkan play-off dua leg melawan klub-klub buangan Liga Champions Eropa demi lolos ke 16 besar UEL.
Dalam usaha mengejar gol kedua ke gawang Sociedad, Ten Hag mengambil langkah yang tidak biasa di menit-menit akhir pertandingan.
Ia memasukkan Maguire, seorang bek sentral, dan memainkannya sebagai target man di lini depan bareng Cristiano Ronaldo. Maguire memang bisa mencatatkan beberapa sentuhan, tetapi taktik tersebut gagal membuahkan hasil yang diinginkan.
Getty ImagesMantan pemain timnas Inggris Dean Ashton pun mengecam keputusan Ten Hag untuk memainkan Maguire sebagai striker.
Ashton berkata sebagai komentator untuk talkSPORT: "Memangnya Erik ten Hag sudah pernah mencoba ini di latihan, Harry Maguire jadi penyerang tengah?"
"Kalau sudah, okelah. Tapi kalau belum dan ini cuma ide dadakan... janggal, sih, benar-benar janggal."
Pasca-laga, ia menambahkan: "Man United finis kedua di grup [UEL], dan mereka hanya berhak menyalahkan diri mereka sendiri."
"Menggelikan sekali memasukkan Maguire sebagai striker di penghujung laga, bagaimana perasaan pemain seperti Anthony Elanga?"
Manchester United akan mengetahui siapa lawan mereka di play-off Liga Europa pada undian yang dilaksanakan Senin (7/11). Maguire cs berpotensi melawan raksasa-raksasa buangan UCL seperti Barcelona, Juventus, hingga Ajax.
Namun untuk saat ini mereka harus mempersiapkan diri menghadapi Aston Villa di Liga Primer Inggris, Minggu (6/11).




