أولد ترافورد مانشستر يونايتد

Manchester United Tak Rumahkan Karyawan & Tetap Bayar Gaji Penuh

Manchester United menyatakan bahwa mereka tidak akan merumahkan semua karyawan dan tidak akan mengandalkan bantuan pemerintah dalam memenuhi upah mereka di tengah krisis virus corona.

Sebelumnya, Liverpool mendapat kecaman dari berbagai pihak setelah mengumumkan akan menggunakan 'skema furlough' atau menggunakan uang negara untuk membiayai sebagian upah para karyawan yang dirumahkan akibat pandemi COVID-19, meski belakangan keputusan itu mereka batalkan.

Senin (6/4), United mengonfirmasi tidak mengikuti kebijakan tersebut dan akan tetap memenuhi gaji para karyawan mereka yang mencapai 900 orang seperti biasanya.

Kabar tersebut terungkap melalui email Ed Woodward, yang menyebutkan bahwa para karyawan yang tidak memungkinkan untuk bekerja dari rumah atau mendapat pengurangan beban kerja agar menyumbangkan waktu dan tenaga mereka ke National Health Service (NHS) atau layanan kesehatan di Inggris.

United sebelumnya juga telah mengumumkan akan tetap memberikan gaji kepada para pekerja harian yang mencapai 3000 orang, yang sudah terikat perjanjian untuk empat laga kandang ke depan, terlepas dari apakah Liga Primer musim ini bisa dilanjutkan atau tidak. Total dana £1 juta dianggarkan klub untuk hal tersebut.

Liga Primer sendiri sudah ditangguhkan sejak Maret lalu hingga batas waktu yang belum ditentukan menyusul semakin luasnya wabah virus corona di Eropa.

Iklan
0