Donny van de Beek menjadi orang yang paling bahagia melihat Jadon Sancho akhirnya pecah telur saat Manchester United menekuk Villarreal 2-0 di ajang Liga Champions, Rabu (24/11) dini hari WIB.
Van de Beek dan Sancho sama-sama mengalami masa yang sulit di bawah rezim Ole Gunnar Solskjaer. Di saat nama pertama tak kunjung mendapatkan kesempatan bermain, nama kedua justru tidak bisa memanfaatkan menit bermainnya dengan baik.
Namun sang caretaker, Michael Carrick, menurunkan mereka sebagai starter dalam laga UCL krusial, dan Van de Beek turut berbahagia dengan memeluk Sancho yang mencetak gol pertamanya dalam balutan seragam United.
Van de Beek menghampiri winger 21 tahun itu di akhir pertandingan, dan keduanya berbagi pelukan hangat.
Ini menjadi momen yang mengharukan di antara kedua pemain, yang masing-masing mengawali karier mereka di Old Trafford dengan sangat berat.
Van de Beek datang dari Ajax dengan harapan besar bisa sukses di Liga Primer Inggris pada musim panas 2020/21.
Namun nasibnya terbukti apes, manajer yang mendatangkannya, Solskjaer, justru hanya menganggapnya sebagai pemain pelapis belaka, dan ia kesulitan mendapatkan menit bermain.
Sementara itu Sancho adalah incaran United sejak lama, dan musim ini akhirnya kembali ke Inggris dari Borussia Dortmund.
Di Jerman ia menjelma menjadi monster dengan produktivitas tinggi yang ditakuti klub-klub Bundesliga. Bersama BVB, ia mengemas 50 gol dan 66 assist dalam 137 penampilan.
Sayangnya ia tidak bisa mereplikasi performa yang membuatnya diboyong oleh Setan Merah, dan sudah menjalani 14 pertandingan tanpa mencetak sebiji gol atau assist pun.
Semua itu berubah ketika Van de Beek langsung ditunjuk sebagai starter di bawah pelatih baru, dan gol perdana Sancho memastikan kelolosan Man United ke babak 16 besar Liga Champions.
Setelah ini Sancho, Van de Beek, Carrick, dan United akan kembali diuji saat melawat ke kandang pemuncak klasemen sementara Liga Primer, Chelsea, Minggu (28/11).




