Anthony Martial Ole Gunnar Solskjaer Manchester United GFXGetty/Goal

Bintang Manchester United Anthony Martial: Ole Gunnar Solskjaer Pengkhianat!

Striker Manchester United Anthony Martial merasa hampir 'dikhianati' oleh bekas bosnya Ole Gunnar Solskjaer karena tak membelanya saat dirinya bermain dalam kondisi cedera.

Setelah bersinar di musim debutnya buat MU di bawah Louis van Gaal, Martial mejan di era Jose Mourinho dan sempat bangkit kembali ketika Solskjaer mengambil tampuk kepelatihan dari tangan manajer Portugal itu.

Sayangnya performa penyerang Prancis itu lagi-lagi berangsur turun, salah satunya gara-gara cedera.

Apa kata Martial soal Solskjaer?

Kini, Martial buka-bukaan bahwa Solskjaer kerap memainkannya terlepas dari kondisinya, tetapi tak melindunginya dari kritikan fans ketika dia tampil buruk.

Dalam wawancara dengan France Football, Martial mengenang masa baktinya buat MU di bawah Solskjaer: "Saya sering bermain dalam kondisi cedera."

"Orang-orang tidak tahu, saya tak bisa akselerasi selama empat bulan setelah musim Covid."

"Pelatih [Solskjaer] bilang dia membutuhkan saya, jadi saya main. Tapi, mengingat gaya main saya, kalau saya tidak bisa berakselerasi, tetap saja semuanya jadi rumit. Saya 'dibakar' [dikritik fans]... dan pelatih tak pernah berusaha memberi tahu media."

"Akhirnya saya jadi cedera panjang dan ketika saya kembali, saya tak dimainkan lagi."

"Saya menerimanya dengan sangat buruk, merasa diperlakukan tidak adil. Saya diminta berkorban demi tim dan di balik layar saya tak dianggap."

"Buat saya, ini hampir merupakan pengkhianatan. Itu sangat saya benci. Silakan salahkan saya, tapi bukan karena saya menjadi palsu."

Anthony Martial Ole Gunnar Solskjaer Manchester UnitedGetty Images

Martial: Mourinho tak hormati saya

Tak cuma Solskjaer, Martial juga curhat soal buruknya perlakuan Mourinho kepadanya.

Manajer Portugal itu tak ragu mengkritiknya seperti menyebutnya 'tidak dewasa' dan 'anak manja' 2018 lalu.

Sekarang penyerang 26 tahun itu buka suara dan menuding Mourinho tak menghormatinya, dan mengaku terluka ketika Mou memberikan No.9 miliknya kepada Zlatan Ibrahimovic 2016 lalu.

Martial menambahkan: "Di masa liburan, dia [Mourinho] mengirimi pesan, bertanya apakah saya berminat beralih ke No.11. Dia menjelaskan bahwa itu nomor hebat karena pernah dipakai Ryan Giggs, seorang legenda Manchester United."

"Saya jawab bahwa saya sangat menghormati Giggs tapi saya lebih memilih untuk mempertahankan No.9 saya. Ketika kembali ke klub, saya mendapati nama saya di No.11, ceritanya tidak berakhir baik, [Mourinho] tidak menghormati saya."

"Dia membicarakan saya di media, sedikit frase, seperti yang dia lakukan kepada Karim Benzema di Real Madrid. Dia suka main-main seperti ini, tapi dia tahu persis apa yang dia lakukan."

Anthony Martial Jose Mourinho Manchester UnitedGetty Images

"Dia tahu saya bocah 20 tahun, dan kalau saya berani menjawab, saya yang bakal dicap anak muda lancang."

"Di musim [2017/18], saya adalah pencetak gol terbanyak tim di paruh pertama musim, dia lantas merekrut Alexis Sanchez dan kemudian saya tidak bermain banyak. Itu adalah musim Piala Dunia juga, dan itu berimbas besar pada saya, terlebih karena tim Prancis juara. Saya seharusnya ada di sana."

Iklan