Oleksandr Zinchenko akan merampungkan proses transfernya ke Arsenal setelah Manchester City menyepakati tawaran sebesar £30 juta ($36 juta) untuk pemain asal Ukraina itu, demikian konfirmasi GOAL.
Zinchenko juga telah menyetujui persyaratan personal pada kontrak empat tahun bersama The Gunners, yang juga dapat membayar tambahan £2 juta lebih lanjut.
Zinchenko saat ini berada di Houston dalam tur pramusim bersama The Citizens, namun dia bersiap untuk menjalani tes medis sebelum kepindahannya.
Arsenal berharap Zinchenko akan bisa menyelesaikan kesepakatan dan bergabung dengan skuad di Amerika Serikat (AS) pada pekan ini.
Mengapa Arsenal menginginkan Zinchenko?
Manajer Arsenal Mikel Arteta mengenal Zinchenko dengan baik dari waktunya di Etihad Stadium sebagai asisten pelatih Pep Guardiola.
Zinchenko menghabiskan sebagian besar waktunya bermain sebagai bek kiri, namun akan meningkatkan opsi lini tengah Arsenal serta memberikan alternatif untuk Kieran Tierney.
Mengikuti jejak Gabriel Jesus, yang melakukan langkah yang sama di awal bursa transfer, Zinchenko memiliki mentalitas juara setelah memainkan peran penting dalam setiap dari empat gelar Liga Primer Inggris City selama lima tahun terakhir.
Zinchenko juga telah menunjukkan kualitas kepemimpinannya, terutama untuk tim nasionalnya, dan bisa membawa mentalitas juara kembali ke klub yang ingin kembali ke Liga Champions.
Apa selanjutnya untuk City?
Guardiola kini akan meningkatkan perburuannya untuk mencari pengganti dengan bek kiri Brighton Marc Cucurella menjadi target utamanya.
City telah menghabiskan lebih dari £90 juta untuk Erling Haaland dan Kalvin Phillips selama musim panas ini, namun mereka juga telah mendapatkan kembali uang dengan penjualan Zinchenko, Jesus, dan Raheem Sterling ke Chelsea.
Brighton dipahami menginginkan sekitar £50 juta untuk Cucurella dengan City ingin menurunkan harga yang diminta untuk bek Spanyol yang telah memiliki satu musim di Liga Primer.
Dipahami bahwa ada alternatif jika kesepakatan tidak dapat dicapai dengan Borna Sosa dari Stuttgart yang dipandang sebagai alternatif yang potensial.




