Manchester City adalah "kandidat top" untuk mendapatkan Lionel Messi ketika ia meninggalkan Barcelona, demikian menurut pendapat calon presiden klub, Victor Font.
Messi menyatakan keinginannya untuk pindah setelah Barcelona gagal meraih satu pun trofi pada musim 2019/20 dan mereka tersingkir dari Liga Champions dengan kekalahan telak yang memalukan 8-2 di tangan Bayern Munich di babak perempat-final.
Barcelona harus menyerahkan gelar kepada Real Madrid setelah kalah bersaing pada musim 2019/20, padahal selama tiga musim berturut-turut menjadi kampiun Spanyol.
Bintang asal Argentina itu juga tidak senang dengan komentar yang dibuat oleh hierarkhi senior tentang performa tim, dan kegagalan klub untuk merekrut kembali Neymar dari Paris Saint-Germain.
Sejumlah klub dikait-kaitkan dengan Messi, di antara Paris Saint-Germain, Manchester City, dan Inter Milan. The Citizens disebut-sebut paling berpotensial untuk mendapatkan pemain berusia 33 tahun itu mengingat kekuatan finansial mereka dan fakta ditangani Pep Guardiola, yang sebelumnya melatih sang pemain di Barcelona.
Font, yang merupakan salah satu kaindidat utama untuk menggantikan presiden Barca saat ini, Josep Maria Bartomeu, dengan pemilihan umum akan digelar pada tahun depan, menyebut bahwa City adalah tujuan yang paling layak untuk Messi.
"Hanya waktu yang akan menjawab. Prioritas Messi adalah bermain tim yang bersaing memperebutkan gelar juara. Man City dan Pep adalah kandidat top," ujar Font kepada talkSPORT tentang peluang Messi pindah ke Liga Primer Inggris.
Font mengakui ada "kerusakan fenomenal" yang terjadi pada citra Barcelona, tapi meski keinginan Messi untuk hengkang sulit dibendung, ia yakin waktunya belum terlambat untuk memperbaiki hubungan antara klub dan sang pemain.
Font masih berharap kedua belah pihak bisa duduk bersama dan berkompromi, dengan ayah dan agen Messi, Jorge, terbang ke Barcelona pada Rabu (2/9) hari ini untuk bertemu dengan para petinggi klub.
"Ini [kerusakan pada Barca] cukup fenomenal. Kami bersikeras untuk menanganinya dengan baik karena kerusakan masih bisa diatasi. Kami perlu duduk dan memastikan transisi berjalan dengan mulus, dan melindungi hubungan antara Messi dan Barca. Kami juga harus melindungi nilai brand," ujar Font lagi.




