Manchester City telah memutuskan untuk mengubah nama tempat latihan mereka dengan memajang nama Yaya Toure.
Gelandang berusia 34 tahun tersebut bakal meninggalkan The Citizens selepas musim 2017/18 berakhir, yang berarti menyudahi masa baktinya selama delapan tahun terakhir.
Bos besar City, Khaldoon Al Mubarak merilis sebuah mosaik yang terletak di sebelah lapangan akademi tim, dengan hal tersebut merupakan simbol dedikasi untuk Toure.
Ketika ditanya soal keinginannya untuk bertahan di Liga Primer Inggris, sang penggawa internasional Pantai Gading menjawab: "Ya, karena keluarga saya. Anak-anak saya, bagi saya mereka adalah orang Inggris."
"Mereka pergi ke sekolah yang ada di sini, mereka punya banyak teman di Manchester. Manchester adalah kota mereka."
"Saya tak akan melakukan selebrasi apabila mencetak gol ke gawang City. Saya tak ingin menghadapi mereka, tapi jika bertahan di Liga Primer, maka saya harus menerima kenyataan itu."
Toure akan bertindak sebagai kapten tim saat melakoni laga terakhirnya bersama City yang menjamu Brighton & Hove Albion di Etihad Stadium, Kamis (10/5).


