Belum ada kontak maupun pergerakan dari Manchester City dalam upaya mereka memboyong ikon Barcelona Lionel Messi di musim panas mendatang.
Penyerang Argentina itu berpeluang besar hengkang di akhir musim 2020/21 lantaran kontraknya akan kedaluwarsa. Belum ada tanda-tanda Messi akan memperpanjang kontraknya di Camp Nou.
Menurut aturan, seorang pemain yang memasuki enam bulan terakhir kontraknya diizinkan menjalin negosiasi dengan klub di luar negeri. Dalam hal ini, Messi boleh berhubungan dengan klub non-Spanyol.
Dua klub kaya Eropa, Man City dan Paris Saint-Germain, disebut-sebut menjadi kandidat terdepan untuk mendatangkan Messi. Keduanya merupakan segelintir klub yang mampu mendatangkan pemain sekaliber Messi, yang memiliki gaji selangit.
City dilaporkan telah membuat penawaran terhadap Messi. Namun, seorang juru bicara klub mengungkapkan kepada Goal bahwa kabar itu tidak benar dan mereka belum melakukan pendekatan apa pun kepada Messi.
Jubir City tersebut menegaskan, pihaknya sama sekali belum mengontak Messi, baik itu sekarang maupun pada musim panas lalu ketika sang pemenang Ballon d'Or enam kali ingin hengkang.
Pemuncak klasemen sementara Liga Primer Inggris itu terus dikaitkan dengan Messi lantaran adanya kesempatan bereuni dengan mantan pelatihnya di Barca, Pep Guardiola.
Kabar hengkangnya kembali menguat belakangan ini setelah Blaugrana dibekap PSG 4-1 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, sebuah hasil yang kian menegaskan krisis Barca di dalam lapangan.
Goal meyakini, Messi, yang akan berumur 34 tahun pada Juni mendatang, masih menunggu hingga akhir musim ini sebelum menentukan masa depannya.
Di saat bersamaan, Barcelona juga bersiap menggelar pemilu presiden pada 7 Maret mendatang, dengan Joan Laporta, Toni Freixa, dan Victor Font menjadi kandidat terdepan.
Meskipun para kandidat gencar berkampanye soal masa depan sang megabintang, pemilu tersebut diyakini tidak akan memengaruhi keputusan Messi, entah itu bertahan atau meninggalkan klub yang selama ini sinonim dengannya.




