Prancis sukses terhindar dari mimpi buruk tersisih dini di babak 16 besar Euro 2016, setelah menang tipis 2-1 dari Republik Irlandia.
Dibuat kesulitan bahkan hingga tertinggal 1-0 terlebih dahulu di babak pertama, Prancis berhasil bangkit pada paruh kedua dengan membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Adalah bomber andalannya, Antoine Griezmann, yang pantas disebut sebagai pahlawan tuan rumah.
Terutama di babak kedua, ia tampil begitu eksplosif hingga berhasil ceploskan sepasang gol brilian ke jala Rep. Irlandia.

Sejatinya performa Griezmann terbilang melempem di babak pertama. Jadi pendamping Olivier Giroud di lini depan, pemain kelahiran Macon ini tak punya ruang luas berkreasi.
Barulah di babak kedua ketika Didier Deschamps menggesernya menjadi winger kiri, Griezmann tampil jauh lebih menonjol dan efektif.
Pemain berusia 25 tahun itu jadi sosok yang paling rajin melepaskan tembakan. Ia mencatat delapan tembakan ke gawang, yang lima di antaranya tepat sasaran.
Puncaknya tentu saja terjadi dalam dua momen, yang hadir di menit 57 dan 61. Tandukan dan tembakannya, memaksimalkan assist Bacary Sagna dan Olivier Giroud, menjebol gawang The Boys In Green, yang dikawal Darren Randolph.
Selain akhirnya meloloskan The Blues ke perempat-final, pemain milik Atletico Madrid itu juga menegaskan statusnya sebagai top skor tim. Konsistensi jelas diharapkan dari Griezmann, untuk membawa Prancis berpesta di rumah sendiri.

