Secara mengejutkan, Kroasia mampu menumbangkan Spanyol dengan skor 2-1 di pertandingan pamungkas Grup D Euro 2016, Rabu (22/6) dini hari WIB, dan mereka berhak finis sebagai juara grup.
Berkat kemenangan ini, Kroasia mengungguli La Furia Roja dengan tujuh poin, sedangkan sang rival terpaksa harus bertemu dengan Italia di babak 16 besar karena hanya mengumpulkan enam angka.
Kemenangan fantastis ini tidak lepas dari kontribusi besar pemain FC Internazionale, Ivan Perisic. Mereka memang lebih dahulu tertinggal dari Spanyol sejak menit ketujuh setelah Alvaro Morata mencetak gol setelah memanfataatkan umpan Cesc Fabregas. Namun, jelang turun minum, Kroasia mampu membalikkan keadaan.
Berawal dari aksi Perisic di sisi kiri dengan berlari membawa bola, ia kemudian melepaskan umpan silang ke arah tiang dekat dan sudah ada rekannya, Nikola Kalinic, yang berlari ke depan gawang dan meninggalkan Sergio Ramos serta mencetak gol.

Ketika pertandingan menyisakan dua menit lagi di babak kedua, Perisic tampil sebagai pahlawan dengan gol penentu kemenangan. Kalinic dan Perisic berlari berdampingan di sayap kiri. Pemain yang pertama memberi bola kepada rekannya itu dan sang winger langsung melepaskan tembakan dengan kaki kirinya ke tiang dekat. Bola tak mampu diblok dengan kaki kiper Spanyol David de Gea.
Bermain selama 89 menit, Perisic membuat permainan Kroasia menjadi hidup. Ia melakukan 42 kali sentuhan bola. Ada empat tembakan yang dilepaskannya sepanjang pertandingan dengan dua dari dalam kotak penalti dan satu dari luar kotak penalti serta satu satu memenuhi sasaran.
Perisic melakukan 24 kali passing dan dua crossing sepanjang pertandingan. Satu gol dan satu assist-nya membuktikan kalau ia pantas menjadi pemain paling berbahaya untuk lawan di babak 16 besar. Kroasia akan bertemu dengan peringkat ketiga terbaik dari Grup B, E, atau F, pada Minggu (26/6) dini hari WIB. Apakah ia akan kembali bersinar?
