LIPUTAN ADITYA WAHYU PRATAMA DARI GRESIK
Keberhasilan memuncaki klasemen sementara setelah mengalahkan Brunei Darussalam U-19 dengan skor 2-0 di Stadion Gelora Joko Samudro kemarin sore pada matchday kedua Malaysia U-19 di Grup B Piala AFF U-19 tidak lantas membuat pelatih Bojan Hodak terlena.
Hodak mengatakan, ujian sesungguhnya bagi penggawa Malaysia akan dimulai pada akhir pekan ini. Mereka akan menghadapi dua tim yang juga berpeluang lolos ke semi-final, Timor Leste dan Myanmar.
“Saya rasa terlalu jauh membicarakan semi-final. Kami masih memiliki laga kontra Timor Leste dan lawan Myanmar sebagai dua tim teratas di grup ini. Saya hanya berpikir tentang laga terdekat,” tegas Hodak.
Selain itu, pria asal Kroasia ini menilai skuat yang diturunkan pada laga kemarin belum sesuai ekspektasinya. Hodak memang menurunkan susunan pemain berbeda dibandingkan pertandingan pertama.
“Memang permainan jauh lebih baik, tapi jangan lupa ada tiga pemain kami yang bermain untuk pertama kalinya. Ada beberapa pemain yang tidak mendapatkan menit bermain cukup di kompetisi. Saya berharap lebih, tapi kami hanya bisa menciptakan dua gol,” jelasnya.
“Saya senang dengan kemenangan ini. Tapi dengan performa yang ditampilkan, kami seharusnya bisa lebih baik. Sejujurnya, sulit bermain dengan lapangan tidak terlalu bagus, dan cuaca yang panas. Pada akhirnya hanya tiga angka yang penting.”
Sementara itu, pelatih Brunei Takao Fujiwara menyebut timnya telah berjuang maksimal dengan keterbatasan yang ada. Seusai menghadapi Timor Leste di laga kedua, 14 pemain Brunei memang sempat harus mendapatkan penanganan medis akibat diare.
“Mereka tidak sanggup bermain, dan saya sebetulnya membutuhkan pemain yang lebih siap. Saya tidak tahu apa penyebabnya. Namun ini bukan sebuah alasan, kami tetap berupaya melakukan yang terbaik. Jika tidak ada keadaan seperti ini, mungkin kami akan menang,” ujarnya. (gk-62)

