Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) telah menyetujui proposal mekanisme naturalisasi pemain untuk bisa memperkuat tim nasional mereka.
Menurut FAM, ada tiga istilah yang akan mengkategorikan para pemain naturalisasi yang memiliki keinginan untuk bermain bersama Harimau Malaya.
Secara jangka pendek akan melibatkan para pemain yang memiliki darah campuran, entah mereka, orang tua atau kaken nenek mereka yang lahir di Malaysia.
"Untuk jangka menengah, akan melibatkan para pemain asing berusia 18 tahun ke atas yang telah bermain di liga Malaysia selama satu atau dua tahun dan telah tinggal minimal selama lima tahun," demikian bunyi rilis FAM.
"Sementara untuk jangka panjang akan melibatkan pemain asing di bawah 18 tahun dan akan memperhitungkan jumlah pemain, usia, negara asal mereka serta hal-hal terkait lainnya yang akan diusulkan oleh komite teknis yang akan dibentuk."Malaysia sendiri sudah lama menggunakan jasa pemain berdarah campuran dan sejak tahun lalu mereka memperkenalkan pemain naturalisasi pertama, yakni striker kelahiran Gambia, Mohamadou Sumareh yang dibawa ke Piala AFF 2018.

