Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) resmi menangguhkan aktivitas sepakbola lintas kompetisi mulai Senin (16/3) mendatang hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Langkah ini ditempuh FAM setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menaikkan status COVID-19 alias virus corona sebagai pandemi global.
Malaysia sendiri sejauh ini memiliki total 149 kasus virus corona dan dengan adanya penundaan kegiatan sepakbola mulai dari kasta tertinggi, Malaysia Super League (MSL) di bawah naungan Malaysian Football League selaku operator hingga yang terendah bisa meminimalisir angka penyebaran ke seluruh penjuru negara.
"Mulai Senin, 16 Maret 2020, semua pertandingan di bawah naungan FAM dan MFL, termasuk turnamen Piala FA dan Piala Presiden 2020 ditangguhkan hingga batas waktu yang belum ditentukan," tulis FAM melalui pernyataan resmi mereka, Jumat (13/3).
Sementara untuk jadwal pertandingan MSL dan liga-liga lainnya pada akhir pekan ini akan tetap bergulir sesuai jadwal semula, hanya saja semua laga harus digelar tanpa penonton.
"Presiden FAM dan MFL, Datuk Haji Hamidin Haji Mohd Amin mengumumkan bahwa jadwal pertandingan MSL, MPL, M3, M4, Liga Remaja dan MPFL 2020 yang berlangsung pada Jumat, Sabtu dan Minggu pekan ini akan berlangsung tanpa penonton," sambung pernyataan tersebut.
MSL tahun ini sudah berjalan tiga pekan, dengan Johor Darul Takzim (JDT) sebagai juara bertahan memuncaki klasemen setelah mengoleksi tiga kemenangan beruntun.


