Presiden federasi sepakbola Malaysia (FAM) Hamidin Mohd Amin menuntut agar penggawa Harimau Malaya mengalahkan Vietnam di Piala AFF 2020 untuk membuktikan mereka sebagai tim kuat di kawasan Asia Tenggara.
Malaysia akan membawa 24 pemain ke Singapura, empat di antaranya merumput di luar negeri. Berkurangnya jumlah pemain ini disebabkan Malaysia menghadapi kendala cedera, dan terpaksa mencoret Darren Lok, Kenny Pallraj, Akram Mahinam, Mohamadou Sumareh, dan kiper Azri Ab Ghani.
Walau kehilangan lima pemain, Cheng Hoe tidak memanggil wajah baru ke dalam skuadnya. Cheng Hoe hanya mendatangkan sayap Johor Darul Takzim, Arif Aiman Hanapi untuk menggantikan Sumareh. Sedangkan penjaga gawnag Kalamullah Al-Hafiz Md Rowi yang awalnya berstatus cadangan, dimasukkan ke dalam tim menggantikan Azri.
“Pentas Asia Tenggara ini seharusnya tidak menjadi masalah buat mereka. Saya ingin tekankan, kali ini kami harus mengalahkan Vietnam untuk membuktikan Malaysia sebenarnya sama kuat dan hebatnya,” tegas Hamidin dikutip laman kantor berita Bernama.
“Begitu masuk tim nasional, dan mengenakan jersey Harimau Malaya, saya ingin semua pemain memberikan yang terbaik dan fokus sepanjang turnamen.”
Hamidin meyakini kolaborasi pemain berpengalaman dan muda mempunyai potensi besar meraih kesuksesan di Piala AFF yang digelar di Singapura mulai akhir pekan ini. Setidaknya, mereka diharapkan bisa mengulangi torehan 2018 ketika mencapai partai final.
“Kami ada pemain muda seperti Mukhairi Ajmal Mahadi, Luqman Hakim Shamsudin dan Arif Aiman Hanapi; pemain pada usia puncak seperti Safawi Rasid, pemain senior berpengalaman seperti Aidil Zafuan Abdul Radzak, Baddrol Bakhtiar dan Khairul Fahmi Che Mat, serta pemain keturutn seperti Dion Cools, Junior Eldstal dan Quentin Cheng,” tutur Hamidin.
“Begitu juga dengan pemain naturalisasi, Guilherme de Paula. Sudah pasti 20 pemain yang berangkat dari Kuala Lumpur ini, serta empat pemain dari luar negeri yang akan menyertai tim di Singapura, Junior, Dominic Tan, Luqman Hakim, dan Dion Cools. Saya kira mereka sudah bersedia untuk memikul tanggungg jawab membawa nama Malaysia.”
