Harapan PT Liga Indonesia Baru (LIB) melanjutkan Liga 1 2022/23 dalam waktu dekat sepertnya menemui jalan buntu, karena proses verifikasi terhadap stadion di kawasan Jawa Tengah masih berlangsung.
Sebelumnya PT LIB berencana melanjutkan Sisa putaran pertama Liga 1 pada hari ini secara terpusat di Jawa Tengah, namun terpaksa mengalami penundaan. Penyelenggaraan secara terpusat ini berdasarkan permintaan pemerintah dan kepolisian menyusul terjadinya tragedi Kanjuruhan.
Ada lima stadion di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta yang sedang diverifikasi oleh berbagai instansi, yakni Stadion Jatidiri Semarang, Stadion Maguwoharjo (Sleman), Stadion Manahan (Solo), Stadion Sultan Agung (Bantul) serta Stadion Moch Soebroto (Magelang).
Kepala Biro Kerja Sama Kementerian atau Lembaga (Karokerma KL) Polri Brigjen Dedy Setiabudi mengungkapkan saat ini penilaian risiko sejumlah stadion yang akan digunakan masih dalam proses.
Dedy mengatakan, penilaian risiko tersebut sudah berjalan sejak rapat koordinasi Polri, PSSI, PT LIB, Kemenpora, dan kementerian terkait, Selasa (29/11), di Mabes Polri.
“Sekarang sedang berjalan, sedang berproses. Penilaian risiko itu bagian dari proses verifikasi,” ungkap Dedy dikutip laman kantor berita Antara.
Dedy menambahkan, untuk mendapatkan izin pelaksanaan kembali Liga 1, tahapannya tidak berhenti sampai penilaian risiko saja. Setelah mendapatkan lampu hijau dari pihak terkait, seperti kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), penyelenggara selanjutnya mengajukan permohonan izin keramaian.
Berdasarkan Peraturan Polri (Perpol) Nomor 10 tahun 2022 tentang Pengamanan Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga pasal 10 ayat 1, pemberitahuan pelaksanaan kompetisi harus dilakukan 21 hari sebelumnya.
Menurut Dedy, izin keramaian diberikan setelah kepolisian tingkat wilayah memberikan rekomendasi. Rekomendasi tersebut lalu dibicarakan di Badan Intelijen Keamanan Polri. Jika mendapat lampu hijau, Mabes Polri akan memberikan izin keramaian.
“Kalau sudah ada izinnya, kami dari Sops Kapolri (Staf Kapolri Bidang Operasi) akan membuat rencana pengamanan,” ucap Dedy.
