Barcelona resmi mengumumkan bahwa mereka merekrut pemain depan asal Belanda, Luuk de Jong, pada tenggat transfer musim panas ini. Luuk dihadirkan dari Sevilla, dengan status pinjaman hingga Juni 2022.
Sebelumnya tim asal Catalan ini melepas Antoine Griezmann dengan status pinjaman ke Atletico Madrid. Merasa masih butuh menutup sektor yang ditinggalkan striker asal Prancis itu, Barcelona akhirnya mendaratkan Luuk.
Blaugrana tetap melampirkan opsi untuk membeli Luuk secara utuh. Striker berusia 31 tahun itu mencetak sepuluh gol dari 69 penampilan untuk Sevilla, sejak ia didatangkan Los Nervionenses pada 2019, dari PSV Eindhoven.
Dengan demikian, Dutch Connection di Barcelona makin kuat. Keberadaan Ronald Koeman sebagai manajer, Frank de Jong di lini sentral, serta striker asal Belanda sebelumnya yang juga direkrut musim ini, Memphis Depay.
"FC Barcelona dan Sevilla FC telah mencapai kesepakatan untuk peminjaman Luuk de Jong hingga 30 Juni 2022. Klub telah mengambil alih dokumen pemain dan memiliki opsi pembelian gratis," tulis Barcelona dalam pernyataan resmi mereka.
"Luuk de Jong (31 tahun) datang ke Barca setelah memainkan 69 pertandingan di La Liga, bersama Sevilla, musim 2019/20 dan musim 2020/21. Sebuah waktu di mana ia telah mencetak sepuluh gol dan telah membuat dua asis.
"Luuk de Jong adalah penyerang yang kuat dengan kemampuan hebat untuk permainan ofensif. Kemampuannya untuk bermain di udara (dengan tinggi 1,88 meter) dan kehebatannya menyundul, yang memungkinkan dia untuk berfungsi di dalam area lawan. Cerdas di lapangan, ia dapat bertindak sebagai satu-satunya referensi ofensif untuk tim atau teman yang baik berkat keterampilan asosiatifnya yang baik."
Bagaimana Luuk de Jong di Sevilla?
Tak jadi pilihan utama, tapi pernah jadi pahlawan. Ungkapan tersebut pantas disematkan untuk pengoleksi 38 penampilan di timnas Belanda itu. Luuk memang bukan pemain utama di Sevilla, tapi bisa diandalkan sebagai opsi ketika buntu.
Hal tersebut dibuktikan dengan golnya pada final Liga Europa pada Agustus 2020. Ketika itu Sevilla berhasil mengunci gelar karena Luuk mengemas brace ke gawang Inter Milan, dengan kemenangan akhir untuk Sevilla, 3-2.
Getty Images

