Kepindahan Makan Konate ke Terengganu FC, akhirnya terwujud. Klub asal Malaysia tersebut secara resmi mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan pemain berpaspor Mali itu.
Konate menjadi pemain asing terakhir yang dikontrak Terengganu FC untuk musim 2021. Pesepakbola berusia 29 tahun tersebut mendapatkan kontrak selama satu tahun.
Kedatangan Konate, di Terengganu FC membuatnya bereuni dengan David da Silva. Kedua pemain tersebut sempat bekerja sama ketika membela Persebaya Surabaya.
Selain Konate dan David, Terengganu FC telah memiliki tiga pemain asing. Mereka adalah Carli de Murga (Filipina), Petrus Shitembi (Namibia) dan Chris Herd (Australia).
"Saya sudah mengenal David, bahkan sebelum kami di Persebaya dan dari pandangan saya, dia merupakan seorang rekan yang baik dan juga sangat berkualitas di depan gawang," ucap Konate dikutip laman resmi Terengganu FC.
Persebaya OfficialNomor punggung 10 menjadi pilihan Konate di Terengganu FC. Eks Persib Bandung tersebut memilih angka itu karena terinspirasi dari tanggal kelahirannya yang jatuh pada 10 November 1991.
Bermain di kesebelasan Malaysia bukan sesuatu baru untuk Konate. Lima tahun lalu ia memperkuat T-Team (kini Terengganu FC II) yang ketika itu dipegang pelatih asal Indonesia Rahmad Darmawan.
Di sisi lain, Konate kembali mengucapkan salam perpisahannya untuk Persebaya. Ia mengaku ada sejumlah momen berharga selama membela Bajul Ijo.
Assalamualaikum, terima kasih banyak untuk tim Persebaya Surabaya, pak Asrul [Ananda] , manajer, sekretaris, pelatih, ofisial, suporter Bonek dan Bonita. Saya minta maaf kalau ada salah, saya punya kenangan buat Persebaya Surabaya semua baik sama saya, kita sudah juara di Piala Gubernur Kaltim," tulis Konate dalam akun Instagram miliknya.
"Selama tidak ada rezeki selesai kompetisi dan semua orang tahu pandemi ini berubah semua aktivitas dunia. Semoga Persebaya bisa baik lagi dari kemarin dan sukses terus buat tim Green Force. Saya doakan buat kalian dan minta doa juga kita keluar dari situasi Covid-19, kalian bisa bermain bola lagi dan sepakbola Indonesia maju terus. Salam satu nyali."




