Ainsley Maitland-Niles terpaksa bertahan di Arsenal setelah mengadakan pembicaraan dengan Mikel Arteta, Selasa (31/8) kemarin.
Pemain berusia 24 tahun itu hanya tampil selama 19 menit di Liga Primer Inggris musim ini dan The Gunners membuka pintu baginya untuk pergi apabila ada tawaran yang cocok pada musim panas ini.
Namun, tidak ada tawaran pas yang datang meski ada ketertarikan dari Everton yang diabaikan oleh Arsenal, dan Maitland-Niles pun pada akhirnya harus bertahan di Emirates Stadium.
Masa depan Maitland-Niles telah diselimuti ketidakpastian dalam beberapa hari terakhir, dengan Everton meluncurkan langkah untuk membawanya ke Goodison Park dengan status pinjaman.
Tapi tawaran mereka ditolak Arsenal, dengan The Gunners merasa persyaratan yang diajukan oleh Everton tidak memuaskan sehingga menahan sang pemain.
Pemain internasional Inggris yang bisa bermain di berbagai posisi di lini tengah itu sebenarnya ingin pergi, seperti yang ditulisnya dalam unggahan di media sosial: "Yang ingin saya lakukan adalah pergi ke tempat yang saya inginkan dan di mana saya akan bermain."
Postingan tersebut menimbulkan kontroversi dan Maitland-Niles pun dipanggil ke London Colney jelang tenggat transfer untuk berdialog dengan Arteta sebagai perwakilan Arsenal.
Selama pembicaraan di kompleks latihan klub, Arteta blak-blakan mengungkapkan pandangannya kepada pemain lulusan akademi Arsenal itu tentang bagaimana bersikap di media sosial.
Manajer Arsenal itu kecewa dengan unggahan Maitland-Niles, namun juga memberi jaminan bahwa sang pemain akan menjadi bagian dari rencananya ke depan dan dinilai sebagai salah satu pemain kunci pasukannya.
Disepakati bahwa Maitland-Niles akan bertahan setidaknya untuk paruh pertama musim ini dan situasinya akan dievaluasi kembali pada bursa transfer Januari mendatang.


