Mainz 05 Bundesliga 2019-20Getty Images

Tolak Pemain Kulit Hitam Di Mainz, Fan Rasis: Ini Bundesliga Atau Piala Afrika?

Mainz merepons keras sikap rasis yang ditunjukan seorang fan mereka, yang membatalkan keanggotaan di klub karena keberadaan beberapa pemain berkulit hitam di tim.

Rasisme menjadi topik utama di dunia selama beberapa pekan terakhir menyusul insiden meninggalnya George Floyd, seorang berkulit gelap, di tangan polisi kulit putih Amerika Serikat (AS) hingga kemudian memicu gelombang protes besar-besaran dari masyarakat di sana.

Sejumlah pemain serta klub Bundesliga sudah secara terbuka ikut memberikan dukungan mereka terhadap gerakan antirasisme.

Namun tidak semua sependapat dengan gerakan positif tersebut, seperti yang ditunjukkan oleh seorang suporter Mainz, yang mengirim pesan kepada klub berisi ketidaksukaannya terhadap komposisi skuad yang terdiri dari beragam ras sembari menyebutkan hal itu berdampak buruk bagi perkembangan pemain asli Jerman karena kurang mendapat kepercayaan bermain.

"Selama beberapa bulan sekarang saya tidak bisa mengidentifikasi diri saya dengan klub ini (sepakbola profesional)! Sejak itu saya mendapat kesan bahwa saya berada di Piala Afrika, bukan di Bundesliga Jerman. Saya tahu apa yang akan terjadi, tapi tidak - saya tidak rasis dalam hal apa pun. Saya membenci itu. Tapi, sudah cukup," kata fan yang namanya dirahasiakan itu seperti dikutip Mainz.

"Tapi ketika susunan pemain inti klub selama beberapa pekan terakhir telah menampilkan sembilan (!!!) pemain berkulit hitam dan talenta-talenta asli Jerman semakin sedikit diberi kesempatan di tempat mereka sendiri, maka ini bukan lagi klub yang sudah sangat dekat di hati saya selama bertahun-tahun lamanya."

Kiriman negatif itu mendapat respons dari Mainz, yang justru menyatakan mereka dengan senang hati kehilanggan anggota fans yang memiliki pandangan rasis sepertinya karena tidak sesuai dengan nilai-nilai kebesaran klub.

Jawabannya berbunyi: "Meski pun biasanya kami menyesal mendengar ada orang yang ingin membatalkan keanggotaan mereka dan kami berjuang penuh semangat untuk setiap anggota, dalam hal ini kami tidak bisa mengungkapkan penyesalan apa pun."

"Rasisme lahir ketika pikiran rasis tersebar, tidak hanya ketika seseorang menyebut diri mereka rasis - sesuatu yang jarang terjadi."

"Dan ya, Anda benar: Anda tidak dapat mengidentifikasi diri Anda dengan klub kami, warna kulit atau karakteristik lain yang tidak berperan. Yang penting bagi kami adalah seseorang mencerminkan sikap sebagai manusia dan mereka berbagi nilai-nilai kami."

"Mereka adalah orang-orang yang kami sambut di komunitas kami. Sehubungan dengan ini, kami menerima pembatalan Anda karena alasan yang Anda berikan jelas membuktikan bahwa Anda tidak membagikan nilai-nilai yang menjadi dasar klub kami."

"Posisi kami terlihat jelas dalam hukum dasar kami dan dalam pernyataan misi kami, yang dikembangkan dengan suporter dan anggota kami."

Iklan
0