Riyad Mahrez mengakui bahwa golnya yang memastikan kemenangan Manchester City atas Paris Saint-Germain sebenarnya berawal dari situasi salah tendang.
Mahrez mencetak gol dari tendangan bebas beberapa meter di luar kotak penalti PSG, melewati celah di antara pagar hidup lawan dan meluncur deras ke gawang Keylor Navas.
Gol pemain sayap asal Aljazair itu memberikan kemenangan penting bagi pasukan Pep Guardiola, dengan skor akhir 2-1 dalam duel leg pertama semi-final Liga Champions musim ini.
Namun, bintang berusia 30 tahun itu mengatakan bahwa meski berbuah gol sebenarnya ia tidak mengarahkan bola ke sisi gawang yang diincarnya.
Berbicara tentang golnya selepas pertandingan, mantan penggawa Leicester City itu mengatakan kepada laman resmi City: "Saya ingin menendang melewati pagar hidup dan sejujurnya saya gagal melakukannya, bola justru melewati celah di antara dua pemain dan untungnya masuk."
"Saya sangat senang, saya tahu kami bisa menang di sini [Paris] dan mencetak gol untuk menjadikan skor 2-1 bagi tim itu luar biasa."
Mahrez juga mengungkapkan bahwa rekan setimnya, Benjamin Mendy memprediksi dirinya akan mencetak gol kemenangan City 24 jam sebelum laga digelar.
"Ini semua karena Ben," lanjut Mahrez. "Ia memohon kepada Tuhan dan Tuhan memberi saya gol ini."
City selanjutkan mengalihkan fokus pada kancah domestik, di mana mereka bisa menyegel gelar juara Liga Primer Inggris musim ini apabila mengalahkan Crystal Palace pada akhir pekan ini.


