Meski membawa dua hasil minor saat tandang ke markas Persib Bandung pada pekan ke-25 Liga 1 2018 minggu depan, pelatih Madura UnitedGomes de Oliviera menegaskan anak asuhnya tidak membawa rasa takut ke Kota Kembang.
Madura United untuk kali kedua menelan kekalahan secara beruntun setelah dipermalukan Borneo FC 2-1 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, kemarin sore. Akibatnya mereka gagal mendekati Persib yang berada di puncak klasemen.
Gomes menyatakan hasil itu membuat mereka harus segera mencari poin pengganti untuk menjaga persaingan memperebutkan gelar juara. Menurutnya, Madura United kini wajib memenangan 11 pertandingan tersisa, termasuk laga tandang.
“Di sisa 11 pertandingan, kami harus bayar utang. Kami harus memenangkan pertandingan di luar kandang. Kami harus siapkan mental pemain untuk menghadapi pertandingan melawan Persib yang sangat sulit. Tapi kami datang ke sana untuk memenangkan pertandingan, tanpa harus ada rasa takut,” tutur Gomes.
“Kami harus kumpulkan semua kekuatan, kekompakan mesti lebih mantap lagi di kandang Persib. Itu tentunya harus ditanamkan kepada pemain agar kedatangan kami ke Bandung mendapatkan hasil baik.”
Gomes menambahkan, dalam waktu dekat akan menggelar pertemuan dengan pemain untuk bicara dari hati ke hati guna memperbaiki performa mereka. Gomes menegaskan, kekalahan dari Borneo FC bukan disebabkan absennya Zah Rahan dan Asep Berlian.
“Kekalahan ini bukan karena dua pemain itu. Saya yakin keinginan untuk menang ada di hati semua pemain, tapi tidak terjadi. Walau kesulitan mencetak gol, mereka telah berjuang,” tegas Gomes.
“Kami harus perbaiki semua lini. Saya akan berbicara dengan pemain. Kami punya kemampuan dan segalanya untuk menjadi tim besar, berada di papan atas. Kami harus mengubah keadaan yang tidak baik sekarang, karena kami kalah di kandang pada momentum kami tidak boleh kalah.”
Goal Indonesia