Peter Odemwingie - Madura UnitedGoal / Abi Yazid

Madura United Ogah Tergusur


OLEH   DONNY AFRONI & ADITYA WAHYU PRATAMA

Madura United tak ingin posisi mereka digusur para rival dengan menargetkan kemenangan saat menghadapi Barito Putera di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Sabtu (22/7) sore WIB, pada pekan ke-16 Liga 1 2017.

Kekalahan dari Barito Putera bisa mengancam tahta Madura United di puncak klasemen. Apalagi dua rival mereka yang berselisih satu poin, Persipura Jayapura dan Bhayangkara FC, bermain di kandang. Sedangkan PSM Makassar yang mengumpulkan nilai sama bertandang ke markas Bali United.

SIMAK JUGA: Gomes Fokus Benahi Kebugaran Pemain

Madura United kembali mengandalkan mesin gol mereka, Peter Odemwingie, untuk membawa pulang tiga poin. Namun mereka kehilangan Asep Berlian yang menjalani sanksi akumulasi kartu. Gomes membawa 19 pemain untuk lawatan kali ini, termasuk memboyong tiga penjaga gawang.

“Kami akan berjuang maksimal agar bisa menang walau bermain di kandang lawan. Kami mengandalkan kekompakan dan kerja keras. Odemwingie berada dalam kondisi fit, dan saya berharap dia cetak gol lagi,” ujar pelatih Gomes de Oliviera.

SIMAK JUGA: Madura United Bekuk Persiba

Sementara itu, bos Madura United Achsanul Qosasi pesimistis penggunaan wasit asing di putaran kedua Liga 1 akan memberikan pengaruh positif bagi kompetisi. Menurutnya, wasit asing yang akan dipekerjakan tidak akan lebih baik dari pengadil lapangan lokal.

“Kami ikut saja. Saya hanya menyayangkan sikap kita yang selalu berpikiran asing lebih hebat dari kita. Jika wasit diambil dari kawasan Asia Tenggara, saya pesimis mereka lebih bagus dari kita,” ungkap AQ, sapaan akrab Achsanul.

SIMAK JUGA: Ambisi Besar Odemwingie Bersama MU

“Pengelola liga dan PSSI jangan hanya bisa menghukum wasit tanpa ada empowerment dan program penyegaran wasit. Perbaiki yang ada itu lebih baik daripada memuliakan orang asing.”

“Berikan apresiasi berupa poin jika wasit memimpin dengan baik. Jika tidak baik, kurangi poinnya. Jika kesalahan fatal silakan diistirahatkan. Sistem ini cukup manusiawi, karena wasit itu juga ada off-day sebagaimana pemain. Wasit adalah wakil Tuhan, tapi dia tetap manusia biasa.” (gk-62)

Berikut pemain yang diboyong ke Banjarmasin:

Hery Prastyo, Angga Saputra, Panggih Prio Sambodo, Andik Rendi Rama, Fachrudin Aryanto, Munhar, Fabiano Beltrame, Rendy Siregar, Rizky Dwi, Erianto, Tanjung Sugiarto, Fandi Eko Utomo, Guntur Ariyadi, Slamet Nurcahyo, Engleberd Sani, Bayu Gatra, Saldy, Greg Nwokolo, Peter Odemwingie.

Footer Goal Indonesia Instagram
Iklan