Madura United belum tahu kapan mengumpulkan kembali pemain. Klub berjulukan Laskar Sape Kerrab tersebut masih menunggu kepastian berlangsungnya lanjutan Liga 1 musim 2020/2021.
Rencananya, Liga 1 diputar pada Februari tahun depan. Akan tetapi, sampai sekarang PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi masih belum mendapat lampu hijau dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Izin dari Polri merupakan kewajiban yang mesti dikantongi untuk bergulirnya Liga 1. Tanpa adanya hal tersebut kompetisi sepakbola kasta teratas Tanah Air, tak bisa dilaksanakan.
"Kami masih menunggu kepastian yang benar-benar pasti, bukan hanya rencana. Baru, kami bisa menyusun rencana kalau sudah pasti," kata pelatih Madura United Rahmad Darmawan dikutip laman resmi klub.
Kendati demikian, Rahmad menyebut telah menyusun agenda untuk persiapan Madura United. Idealnya Slamet Nurcahyo dan kawan-kawan kembali berkumpul pada akhir Desember mendatang.
Goal IndonesiaHanya saja, perhitungan sosok yang karib disapa RD tersebut bisa saja berubah. Semua tergantung dengan ketetapan jadwal yang diberikan terkait bergulirnya kembali Liga 1.
"Kalau hitungan saya dari awal tetap sekitar lima atau enam minggu sudah bersiap. Tujuannya apa? Agar tim lebih siap dan bisa optimal. Tapi tidak tahu ini kapan masih kepastian yang benar pasti mulainya Liga 1," ujarnya.
Sejak beberapa pekan lalu, skuad Madura United sudah diliburkan dari aktivitas latihan bersama. Para pemain diperintahkan berlatih dari kediaman masing-masing untuk menjaga kondisinya.
Sebelum Liga 1 dihentikan pada pertengahan Maret lalu, karena pandemi virus corona, Madura United sudah bermain tiga kali. Hasilnya, mereka mengemas satu kemenangan atas Barito Putera, ditahan Persiraja Banda Aceh, dan dikalahkan Bali United.
Alhasil, untuk sementara Madura United harus puas menduduki peringkat delapan klasemen. Laskar Sape Kerrab tertinggal lima angka dari Persib Bandung yang berada di pucuk dengan koleksi sembilan poin.


