Jaimerson Da Silva - Madura United & Fary Komul - PersirajaMedia Madura United

Madura United Berharap Simulasi Liga Direalisasikan

Pelatih Madura United berharap operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) dapat merealisasikan rencana menggelar simulasi pertandingan sebagai ajang pemanasan bagi tim sebelum menyambut Liga 1 2021.

PT LIB sebelumnya menyatakan berencana menggulirkan simulasi pertandingan untuk Liga 1 dan Liga 2 tahun ini setelah Kapolri baru dilantik. Mereka memastikan laga yang dilaksanakan tidak berlangsung 90 menit. Simulasi ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan protokol kesehatan saat bergulirnya kompetisi.

Rahmad mengatakan, setiap tim membutuhkan pertandingan pemanasan atau pramusim sebelum mereka menjalani liga. Pramusim sangat dibutuhkan, mengingat pemain sudah hampir satu tahun tidak menjalani pertandingan akibat pandemi virus Corona.

Pelatih berusia 54 tahun ini menambahkan, selain ajang pemanasan pemain dan tim, simulasi juga menjadi kesempatan bagi operator kompetisi maupun klub dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Harapan saya, tentu ada turnamen sebagai pramusim atau pemanasan. Itu juga bisa menjadi simulasi sepakbola di tengah COVID-19 ini, bisa atau tidak,” ujar pria yang akrab disapa RD ini dilansir laman resmi klub.

Jaimerson Da Silva - Madura United & Fary Komul - PersirajaMedia Madura United

Pernyataan RD mendapat dukungan dari pemainnya. Bek Guntur Ariyadi mengatakan, turnamen untuk mengisi kekosongan kompetisi sangat diperlukan pemain agar mereka dapat fokus menatap musim baru.

Guntur meyakini prosedur protokol kesehatan bakal dipatuhi klub, karena mereka juga membutuhkan kegiatan. Bergulirnya kompetisi dapat memberikan hiburan kepada publik sepakbola nasional, dan turut berpengaruh terhadap roda ekonomi.

“Kalau nanti ada turnamen, tentu sangat nyaman. Semua bisa tahu, sebenarnya kompetisi bisa atau tidak digelar, berdampak buruk atau justru berdampak positif. Semuanya bisa melihat dengan jelas. Apa salahnya dicoba,” imbuh Guntur.

Sementara presiden klub Achsanul Qosasi mengajak seluruh pemangku kepentingan sepakbola nasional untuk berdiskusi membahas kekosongan kegiatan sambil menunggu bergulirnya musim baru.

Pria yang akrab disapa AQ ini mengatakan, diskusi ini juga turut melibatkan PSSI maupun PT LIB. Diskusi itu juga dapat dimanfaatkan PSSI untuk menentukan kebijakan di tengah masa sulit.

“Saat ini, isilah waktu kosong dengan diskusi, dan meminta masukan semua stakeholder sepakbola, termasuk asosiasi resmi untuk memperbaiki jika ada koreksi dan masukan untuk program ke depan,” ucap AQ.

“Jangan hanya rapat atau pengurus saja. Jika semua stakeholder dilibatkan. Insya Allah semuanya mendukung PSSI.”

SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!

Iklan
0