Pelatih Madura United Rahmad Darmawan menilai pertandingan pertama Grup C turnamen pramusim Piala Menpora 2021 melawan PSS Sleman di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (23/3) sore WIB, sebagai laga sulit.
Rahmad menganggap PSS musim ini lebih bertabur bintang dengan kehadiran sejumlah pemain berkualitas. Manajemen memang mendatangkan beberapa pemain ternama, seperti Kim Jeffrey Kurniawan, Fabiano Beltrame, dan Irfan Jaya.
Menurut Rahmad, kehadiran para pemain itu membuat PSS mempunyai kelebihan, baik secara individu dan kolektif, sehingga ia meminta anak asuhnya agar lebih cermat mengantisipasi pergerakan pemain lawan.
“Kami akan menghadapi PSS, tim yang tahun ini banyak melakukan pembelian pemain dengan kualitas bagus. Kami akan mengantisipasi kelebihan individu mereka, maupun kolektif secara tim,” ucap RD, sapaan Rahmad.
RD menambahkan, ia tidak terlalu memikirkan hasil akhir, karena ini merupakan laga pertama Madura United setelah selama satu tidak melakukan aktivitas sepakbola secara normal akibat kompetisi dihentikan berkaitan dengan pandemi virus Corona.
PT LIBSelain itu, pertandingan juga dipastikan tanpa penonton. RD menilai situasi itu sedikit-banyak bakal memberikan pengaruh kepada anak asuhnya, terutama dalam upaya mendapatkan atmosfer pertandingan.
Mungkin semua tim akan mengatakan persiapan mereka kurang. Saya juga merasakan hal yang sama, persiapan kami kurang. Kami berusaha semaksimal mungkin mempersiapkan tim dengan waktu yang singkat, dan alhamdulillah semua pemain dalam keadaan siap di pertandingan pertama,” tutur RD.
“Target kami di pertandingan pertama adalah agar semua pemain cepat beradaptasi dengan atmosfer pertandingan, walau tanpa penonton. Saya minta pemain bermain seperti biasa, dan tidak ada kecanggungan, sehingga laga bisa berjalan menarik.”
“Yang kedua, target kami tentu ingin bermain baik di setiap pertandingan. Biasanya, kalau bermain baik, kemenangan bisa diraih dengan semangat dan motivasi tinggi. Soal hasil, paling tidak saya sudah memberikan motivasi kepada pemain.”
Sementara itu, kapten tim Fachruddin Aryanto mengakui minimnya persiapan bakal memberikan pengaruh. Persiapan Madura United menghadapi turnamen ini berlangsung selama tiga pekan.
“Saya bersyukur kami bisa bermain bola lagi setelah setahun lebih tidak ada kompetisi atau turnamen. Semua tim tentunya persiapan tidak maksimal, tapi kami tidak ingin itu menjadi alasan. Semoga yang sudah disiapkan pelatih bisa berjalan sesuai rencana,” ucap Fachruddin.
SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!


