Kekalahan pahit 2-1 dari Macedonia Utara, Kamis (1/4) dini hari WIB, mengakhiri sebuah rekor apik Jerman yang sudah terbentang sejak 20 tahun lalu.
Ya, Macedonia Utara menghadirkan kekalahan pertama Jerman di kualifikasi Piala Dunia sejak 2001. Kala itu, Jerman dibantai Inggris 5-1 dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2002 di Munich.
Laga pada 1 September 2001 itu terbilang historis karena menandai kemenangan pertama Inggris atas Jerman di laga kompetitif sejak final Piala Dunia 1966. Ini juga menjadi kemenangan terbesar Inggris atas rival tradisionalnya itu.
Getty
GettyimagesThe Three Lions yang masih dilatih Sven-Goran Eriksson memberondong gawang Oliver Kahn sebanyak lima kali melalui hat-trick Michael Owen dan satu gol masing-masing dari Steven Gerrard dan Emile Heskey. Jerman cuma sanggup mencetak satu gol melalui Carsten Jancker di awal laga.
Setelah hasil memalukan itu, Jerman kemudian bangkit berkat reformasi sepakbola mereka, yang berdampak pada hasil positif timnas mereka selama beberapa tahun ke depan.
Bahkan, Jerman sanggup tak terkalahkan dalam 35 pertandingan kualifikasi Piala Dunia secara beruntun. Sampai akhirnya Macedonia Utara meruntuhkan rekor itu di MSV-Arena, Duisburg dini hari tadi.
Goran Pandev membuka keunggulan, tapi Jerman bereaksi lewat gol penyama yang dicetak Ilkay Gundogan melalui titik putih. Namun, lima menit jelang bubaran, Eljif Elmas sukses menjebol gawang Marc-Andre ter Stegen untuk menghadirkan kejutan terbesar di sepakbola internasional pada 2021.
Jerman, yang di dua laga kualifikasi sebelumnya sukses mengalahkan Rumania dan Islandia, kini harus rela tergusur ke posisi ketiga Grup J di bawah Armenia dan Macedonia Utara.
Armenia juga berpotensi mengejutkan Jerman dalam duel kualifikasi selanjutnya pada September mendatang. Armenia, yang duduk di puncak klasemen, mampu menjaga rekor sempurna dengan memenangi tiga laga kualifikasi setelah baru saja mengalahkan sepuluh pemain Rumania 3-2.
