LIPUTAN AURELIUS BALAKOSA DARI SOLO
Pelatih Persis Solo Widyantoro menaruh perhatian penuh kepada bintang PSIS Semarang M Ridwan saat kedua tim saling bentrok dalam lanjutan Grup 4 Liga 2 2017, Kamis (6/7).
Widyantoro mengatakan, duel Persis dan PSIS akan berlangsung ketat. Karena itu, pemain langsung dihadapkan dengan persiapan taktik dalam latihan hari ini demi meraih tiga angka di kandang.
SIMAK JUGA: Persis Anggap Komdis Tak Bijak
“PSIS itu tim bagus. Siapa pun yang diturunkan tetap berbahaya bagi kami. Salah satu pemain yang harus diwaspadi M Ridwan. Dengan pengalamannya, bisa mengacaukan skenario kami,” ujar Wiwid, sapaan Widyantoro.
“Tendangan bebas PSIS sangat berbahaya, itu yang harus kami waspadai. Bagaimana harus mengantisipasinya, akan kami latih dalam sepekan ini. PSIS mungkin juga sudah mengantongi kelemahan dan kekuatan kami, itu wajar. Tapi, kami unggul di home dan dukungan Pasoepati.”
Dalam latihan perdana di Stadion Manahan kemarin, hanya Ikhwan Ciptady yang belum hadir, karena pesawatnya mengalami penundaan. Wiwid tidak mempermasalahkan hal itu. Apalagi latihan ini hanya sebatas mengembalikan kebugaran pemain.
SIMAK JUGA: Batal Lawan Timnas U-19, Persis Bidik Klub Liga 2
“Memang kami latihan ringan saja, dan mengontrol berat badan anak-anak usai libur. Ternyata dari laporan pelatih fisik saat timbang badan, ada lima pemain yang kelebihan berat badan. Ini akan menjadi perhatian tim pelatih, khusus untuk lima pemain tersebut,” jelas Widyantoro.
Lima pemain yang kelebihan berat badan satu kilogram adalah kiper M Fauzan, Bayu Andra (gelandang), Ade Fanny (bek), Asyraq Gufron (bek), dan Andriantono Oriza (bek kiri). (gk-18)


