Rahmat - Bali UnitedBali United Media

M Rahmat Sebut Persaingan Grup G Piala AFC Merata

Ujung tombak Bali United M Rahmat menilai persaingan di Grup G Piala AFC 2022 merata, dan optimistis Serdadu Tridatu bakal menuai hasil bagus untuk lolos ke babak berikutnya.

Berdasarkan hasil undian beberapa hari lalu, Bali United tergabung di Grup G bersama wakil Filipina Kaya FC Iloilo dan Kedah Darul Aman (Malaysia). Satu tim lainnya di grup ini masih menunggu pemenang laga play-off antara klub Kamboja Visakha FC dan Young Elephants (Laos).

Ini menjadi Piala AFC kedua bagi Rahmat setelah sebelumnya tampil di musim 2020, namun dihentikan di tengah jalan akibat pandemi COVID-19. Bali United sebetulnya kembali berlaga di ajang serupa pada 2021, tapi kompetisi dibatalkan dengan alasan yang sama.

Pada penyelenggaraan 2020, Bali United menuai hasil kurang memuaskan, karena hanya mendulang satu kemenangan, dan dua kekalahan. Walau begitu, Rahmat optimistis Bali United bakal mendapatkan hasil bagus pada edisi kali ini.

“Saya melihat tim yang ada dalam grup G ini cukup berimbang. Saya optimis dengan komposisi pemain yang ada saat ini. Kami bisa lolos dari fase grup, dan melangkah ke babak selanjutnya,” ujar Rahmat dilansir laman resmi klub.

Sebelum berlaga di Piala AFC pada Mei mendatang, Bali United kini fokus terlebih dulu ke Liga 1 2021/22. Jeda internasional dimanfaatkan Bali United untuk memperbaiki kekurangan mereka.

Rahmat menyatakan, persaingan di papan atas makin ketat, karena selisih poin antartim tidak jauh berbeda. Bali United saat ini menempati peringkat lima klasemen sementara, tertinggal lima poin dari Bhayangkara FC yang berada di puncak.

“Saya rasa persaingan klasemen Liga 1 sangat ketat, apalagi tim yang kini berada di papan atas memiliki poin berdekatan. Semoga kami bisa konsisten untuk meraih kemenangan di setiap pertandingan demi menjaga tahta juara yang masih terbuka lebar untuk kami,” ungkap Rahmat.

Selepas mengalahkan Persita Tangerang, pemain Bali United diliburkan dari agenda latihan selama dua hari, karena menjalani vaksin Booster dosis ketiga. Selain itu, pelatih Stefano Cugurra juga sudah tiba di Indonesia, dan kini sedang dikarantina.

“Setelah tim berhasil menang lawan Persita, hari ini (kemarin) ada program penerimaan vaksin booster di Stadion Dipta. Kemudian tim diliburkan selama dua hari sebelum nantinya kembali jalani latihan bersama,” kata pelatih dengan sapaan akrab Teco ini.

“Saat ini saya sudah di Indonesia, sedang menjalani karantina dari luar negeri di Tangerang. Jika tidak ada hambatan, saya bisa bergabung dengan tim di tanggal 23 Januari.”

Iklan
0