Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

GOAL25 Choirul HudaHamzah Arfah

Lydia Anggraini Buka Kafe Untuk Mengenang Choirul Huda


LIPUTAN   HAMZAH ARFAH     DARI   LAMONGAN

Istri almarhum Choirul Huda, Lydia Anggraini, membuka kafe untuk memenuhi keinginan suporter Persela Lamongan dan publik sepakbola setempat sebagai tempat mengenang jasa bintang Laskar Joko Tingkir .

Hal itu diungkapkan Lydia saat menerima karikatur penghargaan khusus kepada Huda dari Goal Indonesia hari ini. Huda menghembuskan nafas terakhir setelah bertabrakan dengan rekannya sendiri kala menjamu Semen Padang di Liga 1 2017, 15 Oktober.

Lydia mengatakan, karikatur tersebut bakal ditempatkan di dalam mini gallery Choirul Huda di kafe yang dibuka pada 23 Maret 2018. Karikatur itu nantinya bakal dipajang berdampingan dengan barang peninggalan almarhum.

“Terima kasih saya ucapkan kepada media Anda serta pembaca atas pemberian ini, dan perhatiannya kepada almarhum yang kini sudah tiada untuk selamanya. Antara senang dan terharu,” ujar Lydia.

“Inisiatif pembukaan kafe dan galeri ini juga karena desakan dari orang-orang dan suporter agar ada tempat khusus untuk mengenang almarhum. Dengan saran itu, saya buka di depan rumah ini.”

“Meski tidak terlalu besar dan luas, minimal ada spot di mana para pengunjung dapat mengenang almarhum semasa hidup, dan menjadi pemain Persela.”

Lydia menambahkan, hingga kini sosok Huda masih cukup sulit untuk dilupakan. Ia juga mendukung kedua putranya, Muhammad Rachul Maulana (14) dan Muhammad Rasyad Rafael Ramadhan (12) mengikuti jejak sang ayah dengan menjadi kiper. Kedua putra Huda ini sudah bergabung di akademi sepakbola di Lamongan.

“Setelah main atau latihan pasti meluangkan waktu dengan anak-anak. Selain itu, semasa hidup dia juga kerap ke warung untuk sekedar menyapa tetangga, dengan orang juga tidak pilih-pilih dan gampang bergaul,” ucap Lydia.

“Saya sepenuhnya mendukung keinginan anak-anak yang memang ingin meneruskan cita-cita papa-nya. Kemarin sempat ingin nomor 1 seperti papa-nya, tapi enggak dapat. Kakaknya dapat nomor punggung 7 dan adiknya nomor 81, nomor yang sempat dipakai almarhum juga. Tapi dua-duanya enggak dapat nomor 1 seperti yang diinginkan,” tutur Lydia. (gk-43)

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1.Alasan Roman Pavlyuchenko Tolak Indonesia
2.AFC Bedah Pergerakan Riko Simanjutak & Rezaldi Hehanussa
3.RESMI: Indra Sjafri Kembali Tukangi Indonesia U-19
4.Wasit Michael Oliver Buka Suara Soal Insiden Gianluigi Buffon
5.Barisan Bintang Yang Terancam Lewatkan Piala Dunia 2018
Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google