Luuk de Jong akan hengkang dari FC Porto setelah musim ini berakhir. Penyerang berusia 35 tahun itu sedang menghadapi situasi pribadi yang rumit dan karena itu akan kembali ke kediamannya di Eindhoven, demikian dilaporkan media transfer Portugal, Zerozero. Kontraknya yang akan berakhir di Portugal tidak akan diperpanjang.
De Jong sempat mengejutkan banyak pihak musim panas lalu dengan kepindahannya ke Porto, di mana ia didatangkan sebagai pemain berpengalaman untuk bersaing dengan Samu Aghehowa. Kedua belah pihak sebenarnya memiliki opsi untuk memperpanjang kerja sama selama satu musim lagi, namun hal itu tidak terwujud.
Menurut media Portugal tersebut, penyakit serius yang diderita seorang anggota keluarga di Belanda memainkan peran penting dalam keputusan mantan pemain timnas Belanda ini. De Jong merasa ini adalah waktu yang tepat untuk berada lebih dekat dengan keluarganya dan memberikan dukungan di masa sulit ini.
Selain itu, pemain berpengalaman ini telah berbulan-bulan menjalani pemulihan yang sulit akibat cedera lutut yang parah. Pada bulan Desember, De Jong menjalani operasi ligamen lutut kirinya, setelah sebelumnya pada awal musim ini ia juga sudah lama absen dari lapangan.
Masalah fisik tersebut sebagian besar telah membayangi masa baktinya di Porto. Francesco Farioli melihat De Jong sebagai penyerang berpengalaman yang ideal untuk bergantian dengan Samu, namun karena cedera, rencana tersebut hampir tidak terlaksana.
Petualangan De Jong di Portugal dimulai dengan penuh harapan. Penyerang ini tampil mengesankan pada bulan-bulan pertama musim ini dan mencetak gol penting saat bertandang ke markas Sporting CP. Setelah kemenangan meyakinkan atas Casa Pia, Farioli bahkan menyebut penampilan pemain asal Belanda itu sebagai ‘masterclass’.
Tak lama setelah itu, nasib buruk kembali menimpa saat pertandingan persahabatan melawan Lourosa. De Jong mengalami cedera lutut parah pada akhir Agustus dan harus absen selama tiga bulan. Namun, tak lama setelah kembali bermain pada November, keadaan justru semakin memburuk bagi sang penyerang, yang mengalami robekan ligamen silang. Hal itu langsung mengakhiri musimnya.


