Salah satu darah Indonesia di pentas Liga Primer Inggris (EPL), Pascal Struijk, tidak pernah berencana untuk membela timnas Indonesia. Kini, Struijk punya dua pilihan untuk dibela, yakni Belanda, atau Belgia.
Federasi sepakbola Belgia, RBFA, tengah merancang rencana untuk membuat Struijk membela timnas Belgia. Hal ini dilaporkan media Belanda, Het Nieuwsblad, bahwa mantan pemain binaan akademi Ajax Amsterdam itu sudah mengajukan paspor Belgia.
Keberadaan Struijk memicu 'konflik' antara KNVB sebagai federasi sepakbola Belanda dan RBFA, sebagaimana pemain tersebut telah berkomunikasi intens dengan Roberto Martinez sebagai manajer timnas Belgia, dan berencana memanggil Struijk.
Struijk sejatinya memang lahir di Belgia di mana keluarganya bekerja di Antwerp, tapi pada usia tiga tahun ia pindah ke Den Haag, dan mulai masuk akademi sepakbola ADO Den Haag, hingga bergabung ke tim junior dari Ajax pada 2016.
PROSHOTSPerhatian timnas Belanda kepada Struijk pun sejatinya minim karena Frank de Boer punya banyak pilihan di pos sentral pertahanan seperti Virgil van Dijk, Matthijs de Ligt, Stefan de Vrij, Sven Botman hingga Nathan Aké,
Peluang Martinez yang sedang menyusun kekuatan timnas Belgia untuk Piala Dunia 2022 serta Piala Eropa untuk mendapatkan Struijk lebih besar karena fakta tersebut. Meski sebenarnya pemain setinggi 190 cm ini tertarik untuk membela Oranje.
Mengingat lebih jauh, Struijk memiliki darah Indonesia yang mengalir di keluarganya. Kakek dan neneknya memiliki jejak Indonesia, namun sang pemain tidak pernah punya keinginan untuk membela timnas Indonesia.
“Ya, dari kakek nenek saya yang meninggalkan Hindia Belanda [nama Indonesia dulu] ke Belanda," ujar Struijk pada tahun lalu, dilansir Sport Magazine.
“Saya punya koneksi dengan Indonesia, namun saat ini saya merasa lebih terikat dengan Belanda dan Belgia. Saya sangat senang bila menerima panggilan timnas dari Roberto Martinez [pelatih Belgia], tetapi saya lebih memilih Belanda,” sambungnya kala itu.
Meski keinginan Struijk condong pada Belanda, tapi faktanya kini Belgia lebih berpeluang ia bela. Media Belgia melaporkan bahwa Martinez bakal menjajal Struijk pada uji coba internasional Maret nanti, melawan Republik Ceska, hingga Belarusia. Sementara timnas Indonesia yang diproyeksikan mengumpulkan pemain keturunan di berbagai belahan dunia, sudah pasti harus melupakan Struijk.
