Kylian Mbappe Samir Nasri PSGGetty

Samir Nasri: Lupakan Saja Wahai Kylian Mbappe, Anda Tak Akan Pernah Jadi No. 1-Nya PSG!

Kylian Mbappe harus melanjutkan kariernya di Paris Saint-Germain setelah tawaran Real Madrid untuknya dilaporkan ditolak oleh  Les Parisiens .

Pemain Prancis itu kini punya waktu kurang dari setahun untuk mengambil keputusan di akhir musim, mengingat kontraknya yang habis musim panas mendatang. Apakah ia akan hengkang secara cuma-cuma, atau memperpanjang masa baktinya di Parc des Princes.

Tentu bukan persoalan mudah, namun mantan pemain Marseille, Arsenal, dan Manchester City, Samir Nasri, menyarankan bahwa plihan terbaik adalah untuk menetap meski itu berarti mengubur ambisi pribadi.

"Sebagai pria kelahiran Marseille, jika Olympique Marseille memiliki kekuatan selevel [PSG] saat saya di sana, saya tak akan pernah hengkang," aku Nasri kepada Canal+

"Tak ada yang terasa lebih manis ketimbang berjaya di rumah sendiri. Di kota sendiri dan memenangkan Liga Champions."

"Pun secara finansial, ia tidak akan menemukan tempat yang lebih baik di luar sana. Jika menjadi dia, saya akan menetap di PSG."

Meski menyarankan agar Mbappe bertahan, Nasri mengaku memahami ambisi peraih Piala Dunia itu untuk bergabung ke klub elite Eropa.

"Dari isyaratnya, sepertinya ia memimpikan Real Madrid. Ia ingin menjadi wajah proyek mereka dan menjadi nomor satu di sana."

"Sedangkan di PSG, bahkan jika ia menjuarai Liga Champions, mereka akan diingat sebagai tim Messi, Neymar, dan Mbappe. Ia tidak akan menjadi orang nomor satu. Dan baginya, di usianya itu, ia perlu menjadi nomor satu."

PSG salah langkah!

Di sisi lain, Nasri menilai bahwa Les Parisiens  salah langkah dengan tidak melepas salah satu aset berharganya itu pada bursa transfer musim panas kemarin.

"Saya? Saya akan menjual [Mbappe]. Karena saya tak melihatnya akan memperpanjang kontrak. Mereka bilang ada tawaran hingga €180 juta untuknya. Bagi pemain yang kontraknya tinggal setahun, itu angka yang kolosal."

Pada akhirnya sebagai penonton netral, Nasri senang bukan main bisa melihat trio maut Messi, Neymar, dan Mbappe bersama, bahkan jika mereka membela musuh bebuyutan Marseille.

"Ini adalah kesempatan bagi Ligue 1 untuk bangkit," ujar Nasri. "Dan bagi pecinta sepakbola, ini luar biasa. Bahkan lebih hebat ketimbang MSN (trio Messi, Luis Suarez, Neymar). Besok, saya akan sangat menikmati pertandingannya."

Iklan
0