ASIOP meluncurkan jersey untuk menyambut bergulirnya kompetisi musim 2022. Acara tersebut dilaksanakan di ASIOP Training Ground, Royal Park Sentul, Sabtu (18/12).
Ada dua jersey yang akan menjadi senjata tempur ASIOP untuk musim 2022. Biru dipilih sebagai kostum kandang, karena identik dengan pribadi yang tenang, bijaksana, dan berani.
Pada jersey kedua atau tandang, ASIOP akan menggunakan merah. Warna tersebut dinilai menggambarkan unsur api yang membakat semangat dan jiwa para pemain ASIOP serta juga berarti kemenangan, keberanian, kekuatan, enerjik, dan semangat tinggi.
“Hari ini adalah hari yang istimewa karena kami bisa kembali menjalankan tradisi setiap menyambut tahun yang baru yakni peluncuran jersey terbaru ASIOP untuk musim 2022,” kata direktur ASIOP Ade Prima Syarif.
“Jersey ASIOP ini diproduksi oleh Mills dengan mengusung tema yang sama dengan tema kami yaitu We Are Ready yang artinya kami siap untuk melangkah ke level baru, ke level yang lebih baik, lebih maju, lebih berkembang, lebih inovatif, dan kami siap untuk naik level di kancah persepakbolaan Tanah Air,” Ade menambahkan.
Ade juga berharap kehadiran jersey baru ini bisa membawa semangat baru. Para pemain ASIOP jadi makin bangga dalam mengenakan kostum tersebut.
“Saya berharap jersey baru ini bisa memberi dampak positif bagi prestasi tim kami ke depan. Saya juga berharap jersey baru ini bisa membuat siswa dan para pemain kami lebih gagah berani ketika tampil di sebuah laga,” kata Ade.
Ada sepuluh sponsor yang terpampang di jersey ASIOP. Mereka adalah AQUA, Sompo, Srilankan Airlines, Transtama Logistics, City Trans Utama, PT. Megasurya Rekayasa Andalan (MRA), Arminareka, Inti Sukses Garmindo, Panca Prima Maju Bersama, dan MILLS.
“Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada para sponsor yang siap berkolaborasi dan mendukung kami dalam pengembangan talenta muda sepak bola tanah air dan mencetak pemain profesional dan mencetak pemain untuk tim nasional.”
“Dukungan sponsor ini tentu sangat bermanfaat untuk kami. Saya berharap semoga kerja sama dan kolaborasi ini bisa memberikan dampak positif untuk kita semua.”
Sementara itu, Peter Harjono selaku marketing manager AQUA Danone Indonesia mengaku mendukung ASIOP karena kesamaan visi. Ia pun berharap kerja sama tersebut bisa berjalan panjang.
“Dengan kesamaan visi antara AQUA dan ASIOP dalam mengkampanyekan gaya hidup sehat, pentingnya aktivitas fisik, serta menjaga kecukupan hidrasi sejak usia dini, Kami berharap melalui kerja sama yang terjalin ini kita dapat mewujudkan Indonesia yang lebih sehat sekaligus memberikan dampak yang positif bagi perkembangan persebakbolaan Indonesia,” ujar Peter.
Technical director Sompo Insurance, Erixon Hutapea mengaku senang dengan kerja sama tersebut. Ia berharap ASIOP dapat terus mencetak bibit pesepakbola berbakat.
“Kami tahu ASIOP sudah lebih dari dua dekade berkiprah dalam industri Sepak Bola Indonesia. ASIOP juga telah banyak berkontribusi untuk perkembangan persepakbolaan nasional dengan menyumbangkan banyak pemain nasional,” ucap Erixon.
Sedangkan CEO Mills, Tjia Kong Hou merasa senang bisa kembali bekerja sama. Ia menyatakan ada kesamaan visi antara ASIOP dengan pihaknya..
"Terima kasih kepada ASIOP atas kepercayaan kepada Mills untuk menjadi ofisial apparel yang sudah berjalan selama dua tahun ini. Kami mendukung ASIOP karena kami yakin ASIOP bisa melahirkan banyak prmain-pemain potensial untuk timnas Indonesia," tutur Tjia Kong Hou.
Sementara pelatih timnas Indonesia U-16 Bima Sakti mengaku senang dengan keseriusan ASIOP. Menurutnya tim tersebut melakukan pembinaan sepakbola yang serius dan profesional.
"Saya pikir ini proses menjadi juara. Tapi juara itu bonus. Tapi terpenting anak-anak semangat latihan apalagi ASIOP juga punya fasilitas yang bagus. Saya ingin berpesan jika ingin menjadi pemain hebat harus disiplin, terutama disiplin waktu."
"Saya senang tadi saya datang pelatih ASIOP sudah siap di lapangan. Jadi tidak ada alasan macet. Setelah disiplin waktu, disiplin makan. Pemain harus makan makanan yang sehat dan bergizi. Lalu disiplin istirahat. Jangan kalian terkontaminasi dengan gadget. Lalu, kalian harus rajin ibadah. Setelah itu kalian harus menghormati orang tua."
