Kampanye debut apik Romelu Lukaku di Inter Milan berlanjut dengan pemecahan dua rekor lainnya saat tampil di perempat-final Liga Europa versus Bayer Leverkusen, Selasa (11/8) dini hari WIB.
Sang bomber internasional Belgia mencetak gol kedua Nerazzurri di Dusseldorf untuk membuat koleksinya menjadi 31 gol di semua kompetisi musim ini.
Dengan melakukan itu, Lukaku menjadi pemain yang berhasil mencetal gol dalam sembilan pertandingan Liga Europa atau Piala UEFA berturut-turut, memecahkan rekor delapan laga sebelumnya yang sebelumnya dipegang bersama legenda Newcastle United, Alan Shearer pada 2005. Ia juga merupakan pemain pertama yang sukses mencetak gol dalam enam laga beruntun bersama Inter.
Dalam 45 menit pertama yang krusial, Lukaku juga berperan dalam gol pembuka Inter setelah laga berjalan 16 menit, dengan tembakannya yang diblok lawan berhasil mengarah ke Nico Barella, yang kemudian melepaskan tembakan ke gawang.
Lukaku kemudian menunjukkan keunggulan fisik luar biasa untuk menahan Edmond Tapsoba, sebelum bagaimana membalikkan dan menceploskan bola saat ia terjatuh.
Leverkusen membuka harapan sebelum turun minum ketika target Chelsea, Kai Havertz memperdaya Samir Handanovic setelah bekerja sama dengan Kevin Volland.
Lukaku telah menikmati musim dengan catatan gol terbaik dalam kariernya, melampaui 27 gol yang dikemasnya bersama Manchester United pada musim 2017/18 dengan sepasang gol saat Inter menang atas Genoa di Serie A bulan lalu.
Dua gol tersebut membuat koleksi gol tandangnya musim ini mencapai 15, menjadi pemain Inter pertama yang punya torehan sebanyak itu selama 70 tahun terakhir, menyamai rekor Stefano Nyers musim 1949/50.
Dengan mencapai 30 gol, Lukaku juga menjadi striker Inter pertama yang membukukan gol sebanyak itu sejak Samuel Eto'o pada musim 2010/11, ketika eks striker Kamerun itu memiliki total 37 gol semusim yang diwarnai dengan torehan treble bersejarah.
Inter akan menghadapi pemenang duel antara Skahtar Donestk dan Basel di semi-final Liga Europa musim ini.


