OLEH MUHAMMAD RIDWAN
Pelatih timnas Indonesia Luis Milla, turut bersedih atas tragedi yang terjadi saat timnya menahan tanpa gol Fiji di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Dalam partai tersebut seorang suporter, Catur Juliantono, meninggal dunia.
Pria berusia 32 tahun tersebut mengembuskan nafas terakhirnya sesaat setelah peluit berbunyi panjang ditiupkan wasit. Catur terkena petasan roket yang dinyalakan salah satu suporter yang menempati tribune selatan.
SIMAK JUGA: Pelaku Petasan Di Stadion Patriot Candrabhaga Sudah Ditangkap
"Sangat sedih atas kabar fans yang kehilangan nyawanya kemarin. Semua dukungan saya untuk keluarganya #RIPCatur @pssi__fai," tulis Milla dalam Twitter miliknya.
Saat ini pelaku yang menyebabkan Catur meninggal sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak Kepolisian. Pria berinisial ARP tersebut dilaporkan dengan tuduhan kelalaian yang menyebabkan orang lain meninggal dunia.
Polisi juga menyita berbagai barang bukti. Antara lain satu buah potongan pipa paralon yang sebagian terbakar, satu buah selongsong hand flare hingga hand flare yang masih dalam kondisi utuh.
