Luis Garcia 10062016Getty Images

Luis Garcia: Liverpool, Alihkan Fokus Ke Liga Champions!

Winger elegan Liverpool periode 2004–2007, Luis Garcia, meminta The Reds untuk mengalihkan fokus meraih gelar Liga Champions musim ini di tengah performa jelek di Liga Primer Inggris.

Hal itu diungkapkan Garcia dalam acara Heineken and UEFA Champions League Hospitality at Home Virtual Experience yang juga dihadiri Goal Indonesia, Selasa (16/2) malam WIB.

Berstatus sebagai juara bertahan, Liverpool tercecer di urutan keenam klasemen sementara dengan koleksi 40 poin. Terdapat gap menganga hingga 13 poin dari sang pemuncak, Manchester City, yang masih mengantongi satu laga tunda.

Bahkan jika menilik statistik, Liverpool tercatat sebagai juara bertahan terburuk dalam sejarah EPL mengacu pada poin yang didapat hingga pekan ke-24.

Teraktual, Liverpool sukses mengalahkan tuan rumah RB Leipzig dengan skor 2-0 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Rabu (17/2) dini hari WIB.

“Peluang Liverpool untuk pertahankan titel EPL musim ini semakin tipis. Itu ditambah Man City yang kini tampil konsisten dan sulit untuk dikalahkan,” ucap Garcia.

“Kepercayaan diri tim sedang menurun. Ketiadaan fans di stadion cukup berpengaruh. Tapi, kemenangan atas Leipzig adalah momen tepat untuk mengembalikannya,” tutur pria yang kini menjabat sebagai duta LaLiga dan Liverpool itu.

“Semua tim punya peluang untuk menjadi juara di Liga Champions. Tapi, hasil bagus di leg pertama akan menambah keyakinan Liverpool mengarungi kompetisi ini,” tambahnya.

Luis Garcia x Heineken

Jika Liverpool nyaris tidak punya peluang mempertahankan gelar EPL. Fans sudah tanpa peluang untuk menyaksikan langsung klub kesayangannya di stadion selama masa pandemi.

Tapi, Heineken [sebelumnya dikenal dengan merek Amstel]—yang setia mensponsori Liga Champions sejak 1992—mencoba menemani fans lewat kampanye #NeverAlone.

“Peraturan yang kerap berubah dan kapasitas bar yang kian dibatasi sebabkan banyak penggemar harus menonton pertandingan sepakbola sendirian di rumah,” ucap Direktur Marketing Multi Bintang Indonesia [Heineken Company], Jessica Setiawan.

"Tapi kami percaya, kita tidak pernah sendiri. Kita masih tetap dapat rasakan setiap detik kegembiraan dan kekecewaan dari 90 menit pertandingan, karena ada jutaan penggemar di seluruh penjuru dunia yang menonton secara serentak di rumah masing-masing,” pungkasnya.

Adapun musim ini, Liverpool bakal berikhtiar meraih kembali trofi UCL yang sempat diraih Jordan Henderson dkk pada musim 2018/19 sebelum lepas ke Bayern Munich pada musim lalu.

Iklan
0