Luis Enrique berkata ia akan dengan senang hati menyerahkan tampuk kepemimpinan tim nasional Spanyol kepada Pep Guardiola jika ia menginginkannya.
Enrique, yang pernah melatih Barcelona, telah menjabat sebagai juru taktik La Furia Roja selama tiga tahun.
Guardiola, sesama mantan pelatih Blaugrana, bisa menjadi pengganti jika Enrique menyudahi jabatannya, pelatih 51 tahun itu sampai berkata ia akan mundur sekarang juga jika Guardiola bisa dirayu dari Manchester City.
Enrique berbicara kepada reporter menjelang laga kualifikasi Piala Dunia anak asuhnya melawan Kosovo, Kamis (9/9): "Mau sekali, andai [Guardiola] yang menjadi pelatih Spanyol. Saya mau sekali - pasti akan sempurna."
"Apalagi saya ingin melihat tim nasional kami racikannya."
"Saya rasa tak ada pelatih yang lebih baik bagi Spanyol."
Spanyol disingkirkan oleh sang juara, Italia, lewat adu penalti di semi-final Euro 2020.
Kini mereka kembali beraksi demi menuju Qatar 2022, dengan memanggil wajah-wajah segar bersama dengan bintang-bintang lama.
Masih tak ada perwakilan Real Madrid di skuad Enrique, sementara bekas kapten Los Blancos, Sergio Ramos, masih belum dipanggil sejak tak diboyong ke Piala Eropa.
Soal absennya bek juara Piala Dunia yang sekarang membela Paris Saint-Germain dan tidak hadirnya satu pun bintang Madrid di tim pilihannya, Enrique menambahkan: "Sayangnya situasi [Ramos] masih sama. Ia belum memainkan satu laga pun sejak [Euro 2020]."
"[Soal pemain Real Madrid] tindakan saya berbicara lebih lantang dari pada ucapan saya."
"Dengan menjelaskan, saya bisa-bisa menggali kuburan sendiri."
